Nyata dan Sadis, Remaja Ini Dipaksa Masuk Peti Mati, Lalu...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria kulit hitam dipaksa masuk ke dalam peti untuk diumpankan untuk ular. youtube.com

    Seorang pria kulit hitam dipaksa masuk ke dalam peti untuk diumpankan untuk ular. youtube.com

    TEMPO.CO, Cape Town- Tatapan sepasang mata remaja berkulit hitam warga Afrika Selatan menunjukkan rasa takut yang sangat. Ia memohon kepada pria bertopi yang berdiri di hadapannya agar tidak memaksanya masuk ke peti jenazah.

    Baca juga:
    Di Pernikahan Sandra Dewi-Harvey, Ahok Dikejar Nenek-nenek
    Jokowi Buka Cerita Soal #JaketJokowi yang Bikin Heboh 

    Pria berkulit putih itu diduga pemilik lahan pertanian, mengutip dari Daily Mail, 7 November 2016, tanpa rasa iba dia terus menekan tubuh dan kepala remaja pria berkulit hitam itu dengan menggunakan penutup peti mati.

    Ia kemudian mengancam akan membakar peti jenazah berikut tubuh remaja Afrika Selatan itu. "Saya mau menyiramkan bensin," ujarnya.

    Pria bertopi itu ternyata tidak sendirian, di sebelahnya seorang pria mengabadikan kekejaman yang sedang terjadi. Ia mendengar pria itu mengancam akan memasukkan ular ke peti mati.

    Tidak jelas alasan pria bertopi itu melakukan tindakan brutal kepada remaja pria berkulit hitam tersebut. Namun diduga ada kaitannya dengan konflik antara petani dan pekerjanya.

    Baca juga:

    Kasus Al Maidah 51: 6 Alasan Ahok Tak Akan Dipenjara
    Diadukan Kubu Jokowi, Ini 3 Jurus Ahmad Dhani Melawan

    Belakangan rekaman kekejaman rasial yang terjadi di satu kawasan pertanian di Afrika Selatan itu muncul di media sosial. Ribuan netizen kaget dan memberikan komentar tentang rekaman kekejaman rasial berdurasi 20 detik.

    Selanjutnya: Ada yang....


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.