Israel Masih Bombardir Libanon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, BEIRUT:Dua jam menjelang pemberlakuan resolusi gencatan senjata pada pukul 05.00 GMT atau 12.00 WIB, militer Israel masih terus membombardir Libanon. Pesawat tempur mereka masih menghujani roket ke pinggiran Kota Tyre. Ada pun tentaranya menembakkan artileri ke Khiam, Libanon selatan. Gempuran itu juga menabrak perintah Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, yang meminta semua pasukan menghentikan serangan pada pukul 23.00 GMT atau 06.00 WIB. Menurut koran Haaretz, keputusan ini diambil usai mengumpulkan Menteri Pertahanan Amir Peretz dan para jenderal.Olmert juga setuju menarik mundur tentara Israel secepatnya dari Libanon selatan. Kecuali, posisi-posisi strategis baru bakal dikosongkan begitu tentara Libanon dan Pasukan Sementara PBB di Libanon (UNIFIL) datang. Israel saat ini menempatkan sekitar 30 ribu serdadu di Libanon selatan.Kemarin, Tel Aviv dan Beirut sudah menyepakati penghentian perang seperti teruang dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah juga siap mematuhi resolusi ini. Tapi, bila Israel tak menarik mundur pasukannya dari tanah Libanon, kami bakal terus berperang, katanya.AFP|SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.