Survei Terbaru Pilpres AS, Trump Ungguli Hillary Clinton  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Donald Trump, Melania dan Richard Branson. dailymail.co.uk

    Donald Trump, Melania dan Richard Branson. dailymail.co.uk

    TEMPO.COJakarta - Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, menyalip posisi capres dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dalam survei terbaru ABC News/Washington Post. Trump unggul satu poin dari rivalnya dengan mendapatkan 46 persen dukungan, sedangkan Hillary 45 persen dukungan.

    Seperti dilansir situs berita dailymail.co.uk, Selasa, 1 November 2016, survei ini disebut sebagai hasil survei yang mengejutkan. Sebab, sembilan hari lalu, pada 22 Oktober 2016, Clinton masih unggul 12 poin dari Trump.

    Survei ini mengejutkan lantaran Trump juga sedang menghadapi tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang wanita. Sedangkan Clinton diprediksi bakal mulus menuju Gedung Putih.

    Sepekan sebelum peluncuran hasil survei, atau pada 22 Oktober 2016, Clinton mengungguli Trump hanya 1 poin. Ia kembali disalip Trump.

    Trump memimpin Clinton dengan 8 poin dalam antusiasme pemilih dengan 53 persen pemilih untuk Trump. Sedangkan 45 persen antusiasme pemilih untuk Clinton. Padahal, pada 22 Oktober 2016, Clinton berada pada keunggulan 52 persen dan Trump 49 persen.

    Trump hanya sekali mengalahkan Clinton sebelum survei ini. Ia mengungguli Clinton dengan 2 poin pada akhir Mei setelah menutup nominasinya dari Partai Republik. Sedangkan Clinton menjadi nominasi Partai Demokrat pada awal Juni setelah mengungguli rival utamanya, Bernie Sanders, pada pertengahan Juli.

    Lembaga survei memperingatkan bahwa preferensi pemilih tidak bisa memprediksi pemenang dalam nominasi. Dalam pemilihan presiden empat tahun lalu, seminggu sebelum pemilu, mantan Gubernur Massachusetts, Mitt Romney, unggul 1 poin dari calon inkumben Barack Obama. Tapi Obama menang.

    Skenario yang sama terjadi pada 2004. Calon presiden dari Partai Demokrat, John Kerry, unggul satu poin dari calon inkumben George W. Bush. Bush mengalahkan Kerry dengan unggul 2 poin.

    ARKHELAUS W. | DAILYMAIL.CO.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.