Krisis Pemimpin, Michel Aoun Terpilih Jadi Presiden Libanon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta saling melemparkan bubuk pewarna saat ikut meramaikan acara Saida in Color yang merupakan bagian dari Sidon International Festival, di Libanon, 25 September 2016. REUTERS

    Sejumlah peserta saling melemparkan bubuk pewarna saat ikut meramaikan acara Saida in Color yang merupakan bagian dari Sidon International Festival, di Libanon, 25 September 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Beirut - Bekas Kepala Staf Angkatan Darat, Michel Aoun, terpilih menjadi Presiden Libanon setelah negeri itu dianda kriris kepemimpinan selama dua tahun.

    Pria 81 tahun itu mendapat dukungan 83 suara anggota parlemen pada pemilihan suara sebagaimana berita yang disiarkan oleh televisi pemerintah, Senin, 31 Oktober 2016. "Aoun secara mutlak terpilih menjadi Presiden Libanon," siaran televisi memberitakan.

    Aoun yang juga seorang anggota parlemen terlihat tersenyum ketika dia terpilih menjadi presiden. Aoun penganut Kristen Maronit, sehingga harus membagi kekuasaan dengan kelompok Islam sebagaimana konstitusi negara.

    Libanon merupakan negara yang tidak memiliki pemimpin  selama 29 bulan setelah Michael Suleiman turun dari jabatan sebagai presiden pada Mei 2014. Sejak itu, parlemen Libanon menggelar pemilihan presiden hingga 45 kali sidang, tapi hasilnya buntu.

    Senin petang, 31 Oktober 2016, waktu setempat, lebih 100 dari 128 anggota parlemen hadir di gedung untuk memilih presiden. Suara mayoritas anggota parlemen menjatuhkan pilihan terhadap Aoun.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.