Seranga Irak Berlanjut, ISIS Keluar dari Fadiliya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota tentara Amerika Serikat berfoto selfie di Qayyara saat membantu pasukan Irak merebut kota Mosul dari kelompok militan ISIS di Irak, 26 Oktober 2016. REUTERS/Alaa Al-Marjani

    Seorang anggota tentara Amerika Serikat berfoto selfie di Qayyara saat membantu pasukan Irak merebut kota Mosul dari kelompok militan ISIS di Irak, 26 Oktober 2016. REUTERS/Alaa Al-Marjani

    TEMPO.CO, Bagdad - Pasukan pemerintah Irak dan Kurdi Peshmerga berhasil mengusir kelompok bersenjata Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dari kota Fadiliya, sekitar empat kilometer dari Mosul.

    Menurut laporan Al Jazeera, Jumat, 28 Oktober 2016, kota Fadiliya menjadi basis pertahanan terakhir ISIS untuk mempertahankan Mosul dari serangan musuh.

    Beberapa warga dan salah seorang komandan pasukan Peshmerga mengatakan kepada Al Jazeera, kota berpenduduk 5.000 jiwa ini dikawal oleh hanya 20 pejuang ISIS sebelum mereka kabur.

    Wartawan Al Jazeera, Jamal El Shayyal, dalam laporannya dari Fadiliya, menerangkan, kota ini sekarang benar-benar dibawah kendali Peshmerga setelah mereka adu senjata sporadis dengan militan ISIS.

    "Peshmerga menguasai 95 kota dan desa di kawasan ini," kata El Shayyal.

    Warga FAdiliya tampak mengibarkan bendera putih dari rumah masing-masing agar tidak menjadi sasaran seranang udara pasukan pemerintah Irak.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?