Pria Ini Marah Petugas Selamatkan Istrinya yang Tenggelam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sungai meluap. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Ilustrasi sungai meluap. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Ahmedabad - Petugas Layanan Pemadaman Kebakaran dan Darurat Ahmedabad (AFES), India, terkejut ketika dimarahi seorang pria setelah membantu menyelamatkan seorang wanita yang tenggelam di sebuah sungai di Pakistan pada Kamis, 27 Oktober 2016.

    Sang pria yang diketahui sebagai suami dari wanita yang tenggelam itu justru marah dan mempertanyakan niat baik serta izin petugas pemadam kebakaran menyelamatkan istrinya.

    "Pria itu menanyakan dari siapa kami mendapat izin untuk menggagalkan aksi bunuh diri istrinya. Bahkan dia mengambil gambar kami dan mengancam akan berurusan dengan kami. Ketika itu kami memutuskan untuk melaporkan kepada polisi," kata seorang petugas pemadam kebakaran, Bharat Mangela.

    Baca:
    Duterte Berjanji Tak Ucapkan Makian Lagi Setelah Ditegur Tuhan
    Kenya Mengecat Seluruh Rumah Ibadah Jadi Kuning, Ada Apa?
    Pemberontak Houthi Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Mekah

    Tim penyelamat AFES bergegas ke sungai setelah mendapat informasi bahwa seorang wanita berusia 37 tahun, warga Mithakhali, melompat ke sungai.

    Setelah berhasil menyelamatkan wanita itu, tim pemadam kebakaran langsung memberi tahu suaminya. Bukannya mengucapkan terima kasih dan gembira, lelaki itu menunjukkan amarah setibanya di lokasi. Ia berteriak kepada tim pemadam kebakaran, mempertanyakan mengapa mereka menyelamatkan istrinya.

    "Reaksinya memang mengejutkan karena secara umum orang akan berterima kasih karena menyelamatkan nyawa orang tersayang," kata Mangela, seperti yang dilansir Times of India pada Jumat, 28 Oktober 2016.

    Bahkan saat dijelaskan tentang tugas utama dari tim AFES adalah untuk menyelamatkan orang, pria itu tidak mau mendengarkan dan mengancam akan memproses para petugas. Mangela dan teman-temannya akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

    Juru bicara polisi, Inspektur J.A. Bhagora, mengatakan pasangan itu telah menikah selama sepuluh tahun dan memiliki dua anak. "Masalah rumah tangga menjadi penyebab wanita tersebut bertindak demikian," kata Bhagora.

    Wanita itu, ujar Bhagora, mengaku sudah jemu karena sering bertengkar dengan suaminya yang kerap menuduhnya selingkuh. Sang istrinya juga mencurigai suaminya menjalin hubungan gelap dengan wanita lain.

    Kini pasangan yang identitasnya dirahasiakan tersebut, telah berdamai setelah dimediasi oleh polisi dan telah kembali ke rumahnya.

    TIMES OF INDIA | HUFFINGTON POST | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.