Hall of Fame Donald Trump Dihancurkan Pria Berkapak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita dengan berdandan layaknya seekor kucing, membawa poster bergambarkan Donald Trump saat ikuti aksi unjuk rasa di depan Trump Tower, Manhattan, New York City, Amerika Serikat, 19 Oktober 2016. REUTERS

    Seorang wanita dengan berdandan layaknya seekor kucing, membawa poster bergambarkan Donald Trump saat ikuti aksi unjuk rasa di depan Trump Tower, Manhattan, New York City, Amerika Serikat, 19 Oktober 2016. REUTERS

    TEMPO.COLos Angeles - Seorang pria bersenjatakan kapak menghancurkan logo bintang Hollywood Walk of Fame milik Donald Trump pada Rabu, 26 Oktober 2016. Hal tersebut terekam dalam sebuah video protes terkait dengan dakwaan pelanggaran seksual yang melibatkan kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik itu. 

    Dalam video yang dilansir di YouTube dan beberapa situs lain itu, demonstran berpakaian pekerja bangunan menggunakan kapak untuk menghancurkan tulisan emas dan logo bintang tersebut. 

    Penyerang yang memperkenalkan diri sebagai James Otis itu dengan tenang mengaku sangat marah terhadap calon presiden berusia 70 tahun tersebut yang membantah pernah berperilaku tidak senonoh terhadap banyak wanita.

    "Ini sangat susah. Batu itu keras seperti marmer, sulit dipecahkan," kata Otis sejam setelah mencoba merusak logo bintang Hollywood Walk of Fame milik Trump. Trump mendapat kehormatan itu atas pencapaiannya dalam program The Apprentice

    Pada awalnya, Otis berencana melepas bintang itu dan melelangnya serta hasilnya akan disumbangkan kepada semua korban pelanggaran seksual. 

    Sejauh ini, belum ada tanggapan dari pihak Trump. Namun Hollywood Chamber of Commerce, yang memberikan penghargaan itu, mengatakan logo bintang tersebut akan diperbaiki dalam waktu dekat dan akan ditutup sementara.

    Trump menerima penghargaan itu pada Januari 2007 dengan ditemani istrinya, Melania, dan anaknya, Donald Jr. dan Barron.

    Logo bintang Hollywood Walk of Fame milik Trump itu telah dirusak beberapa kali sejak Trump meluncurkan kampanye untuk menjadi presiden. 

    Tahun lalu, seseorang menyemprotkan cat dengan lambang swastika dan simbol bisu. Insiden paling ambisius terjadi pada Juli ketika seorang seniman jalanan membangun dinding di sekitar itu, lengkap dengan kawat berduri dan bendera mini.

    USA TODAY | DAILY MAIL | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.