Raja Thailand Kritis, Parlemen Gelar Sidang Khusus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Raja Thailand Bhumibol Adulyadej saat membaca pernyataan di depan 391 anggota baru parlemen di Ananta Samakhom di Bangkok, Thailand, 10 Juli 1995. Raja Bhumibol dikabarkan tengah mengidap komplikasi penyakit akibat usia tua. REUTERS

    Foto Raja Thailand Bhumibol Adulyadej saat membaca pernyataan di depan 391 anggota baru parlemen di Ananta Samakhom di Bangkok, Thailand, 10 Juli 1995. Raja Bhumibol dikabarkan tengah mengidap komplikasi penyakit akibat usia tua. REUTERS

    TEMPO.CO, Bangkok - Parlemen Thailand mengadakan sidang khusus yang dijadwalkan pada pukul 21.00 waktu setempat, hari ini, Kamis, 13 Oktober 2016. Dilansir dari laman Channel News Asia, sidang itu diadakan setelah memburuknya kondisi kesehatan Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej.

    Sidang khusus ini juga membatalkan rencana kunjungan luar negeri Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-ocha ke India. Kementerian Dalam Negeri Thailand pun telah mengirim surat ke setiap kepala pemerintah daerah, agar bersiap menunggu pengumuman hasil sidang.

    Bhumibol kembali harus dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun. Dia sempat melakukan cuci darah pada Ahad lalu. Raja berusia 88 tahun yang telah berkuasa selama tujuh dekade ini dikhawatirkan akan mangkat, seiring kondisi yang semakin negatif.

    Istana jarang mengeluarkan pernyataan yang menginformasikan kondisi kesehatan Bhumibol yang kurang stabil. Biasanya istana mengeluarkan pernyataan setelah kondisi kesehatan Bhumibol semakin baik.

    Sejak pernyataan itu dikeluarkan, pesan di media sosial Thailand diramaikan dengan desakan agar mengenakan pakaian ataupun atribut apa pun berwarna pink saat berdoa bagi kesehatan Raja Bhumibol.

    Warna tersebut dianggap dapat membawa keberuntungan bagi raja yang dipandang sebagai manusia setengah dewa di negeri ini dan bapak bangsa Thailand.

    Merah muda merupakan warna penting bagi rakyat Thailand setelah seorang peramal kerajaan beberapa tahun lalu memberi tahu warna itu baik untuk Raja Bhumibol.

    Ratusan warga Thailand juga diam di Rumah Sakit Sirijaj, Bangkok, tempat Raja Bhumibol dirawat. Mereka memanjatkan doa, dan menunggu kabar mengenai kondisi sang raja. Sebagian dari mereka sempat meneriakkan “Hidup Raja!” sebagai ungkapan terhadap kondisi Bhumibol.

    CHANNEL NEWS ASIA | YOHANES PASKALIS | HUSSEIN ABRI DONGORAN

    Baca juga:
    Cina Bantu Mesir Bangun Ibukota Baru Senilai Rp 586,46 T
    Kedutaan Rusia di Suriah Dihujani Mortir Selama 2 Jam
    Apa Kabar David Cameron? Ini Aktivitas Barunya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.