Peringatan Asyura, Kuwait Bebaskan Dua Warga Iran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muslim Syiah Iran berpartisipasi dalam upacara berkabung selama bulan Muharram, di Teheran, Iran, 10 Oktober, 2016. AP/Vahid Salemi

    Muslim Syiah Iran berpartisipasi dalam upacara berkabung selama bulan Muharram, di Teheran, Iran, 10 Oktober, 2016. AP/Vahid Salemi

    TEMPO.CO, Kota Kuwait - Media Kuwait hari ini, Rabu, 12 Oktober 2016, melaporkan, aparat melepaskan dua warga Iran yang sempat ditangkap. Seperti dilansir The Associated Press, keduanya ditangkap karena memotret aula tempat pertemuan muslim Syiah di Ibu Kota Kuwait. Otoritas menyebut penangkapan mereka sebagai langkah pencegahan.

    Insiden ini terjadi dalam puncak peringatan Asyura hari ini, yaitu saat Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad, dibantai dalam Pertempuran Karbala pada abad ke-7 di Irak. Meski hubungan Sunni dengan Syiah di Kuwait cukup harmonis, negara kecil itu mengalami sejumlah serangan sektarian terhadap kelompok Syiah.

    Dalam sebuah serangan yang dilakukan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), sebuah gedung meledak hingga menewaskan 27 orang. Pada Sabtu lalu, seorang warga Mesir yang diduga simpatisan ISIS menabrakkan truk ke arah kendaraan pengangkut militer Amerika Serikat. Korban luka dalam insiden itu hanyalah si pelaku.

    THE ASSOCIATED PRESS | SITA PLANASARI AQUADINI

    Simak:
    Kalahkan Djan Faridz, Jaksa Selamatkan Uang Negara Rp 1 T
    Pria Ini Dihajar Istrinya karena Alat Vitalnya Sangat Besar  
    Dimas Kanjeng Rusak Citra Paranormal, Jinnya Mau Dikencingi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.