Kecepatan Angin Badai Matthew Melemah di Carolina Selatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangunan di kawasan Jeremie porak poranda akibat badai Matthew di Haiti, 7 Oktober 2016. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    Bangunan di kawasan Jeremie porak poranda akibat badai Matthew di Haiti, 7 Oktober 2016. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    TEMPO.COMcClellanville - Badai topan Matthew menerjang pantai di Carolina Selatan, Amerika Serikat, pada Sabtu pagi, pukul 09.00 waktu setempat.

    Sebagaimana dilansir CNN pada Sabtu, 8 Oktober 2016, badai yang telah menewaskan ratusan korban di Karibia itu menyerang bagian tenggara pantai di Amerika Serikat, termasuk di Georgia. Namun kecepatan angin mulai berkurang di angka 75 mil per jam, sehingga masuk kategori satu.

    Badai yang disertai hujan lebat juga memicu banjir di kawasan pedalaman. Pusat Topan Nasional menyatakan banjir masih akan menjadi perhatian utama bagi Carolina Selatan dan Carolina Utara. "Ini memiliki potensi banjir terburuk sejak badai Floyd," kata Gubernur Carolina Utara Pat McCrory. "Bukan hanya di pantai, tapi juga di pedalaman."

    Banjir yang melanda di sekitar pantai Georgia dan Carolina Selatan menimbulkan peringatan di beberapa lokasi di dekat perbatasan dan daerah Summerville dekat Charleston.

    Badai tersebut juga memutus aliran listrik 241 ribu rumah warga di Georgia dan 430 ribu rumah di Carolina Selatan. Belum bisa dipastikan jumlah kerugian akibat kerusakan yang ditimbulkan.

    Gubernur Carolina Selatan Nikki Haley telah memperingatkan warga pantai mengungsi dan menjauh dari tempat tinggal. "Saya memohon kesabaran kalian. Jangan pulang dulu ke rumah," tuturnya.

    CNN | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.