Fatwa Haram ISIS: Tak Boleh Ada Kucing di Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammad Alaa Aljaleel memberi makan kucing-kucing yang terlantar di Aleppo, Suriah. Ia menjadi penyelamat bagi kucing-kucing liar dan ditinggalkan majikannya di Aleppo akibat pecahnya perang saudara di Suriah. boredpanda.com

    Mohammad Alaa Aljaleel memberi makan kucing-kucing yang terlantar di Aleppo, Suriah. Ia menjadi penyelamat bagi kucing-kucing liar dan ditinggalkan majikannya di Aleppo akibat pecahnya perang saudara di Suriah. boredpanda.com

    TEMPO.COJakarta - Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang berbasis di Mosul, mengeluarkan fatwa melarang penduduk kota itu memelihara kucing di rumah dan mengklaim hukum baru tersebut untuk mendukung kepercayaan, ideologi, dan visi gerakannya.

    Seperti dilansir Daily Mail, media lokal Al Sumaria, melaporkan bahwa warga Kota Mosul, Irak Utara, diperingatkan untuk tidak melanggar larangan yang dinyatakan pada Selasa, 4 Oktober 2016, itu. 

    Baca: Terjawab, Siapa yang Hentikan Acara 'Mario Teguh Golden Ways'  

    "Komite Fatwa Pusat ISIS mengeluarkan fatwa melarang memelihara kucing di dalam rumah di Mosul," demikian laporan koran Al Sumaria

    Tidak ada penjelasan lebih lanjut terkait dengan alasan di balik pelarangan tersebut, kecuali fatwa haram itu termasuk fatwa lainnya yang “cocok” dengan kepercayaan, ideologi, dan visi kelompok militan itu. 

    Bukan hanya memperingatkan penduduk kota tersebut supaya tidak melanggar hukum, milisi bahkan mulai menggeledah rumah penduduk untuk mencari hewan lucu sahabat manusia tersebut. 

    Fatwa haram untuk kucing tersebut bertolak belakang dengan apa yang dilakukan kelompok itu belum lama ini melalui serangkaian video propaganda.

    Simak juga: Perang Artis: Agus Andalkan Annisa, Ahok Gandeng Sophia  

    Melalui akun propaganda di media sosial, ISIS mengunggah gambar anak kucing di media sosial dalam upaya untuk menarik generasi baru pejuang muda. Dalam gambar, terlihat kucing dikelilingi senjata dan granat atau dipeluk milisi serta diberi makan. 

    Fatwa haram terhadap hewan jinak oleh ISIS bukan kali ini saja dilakukan. Sebelumnya, ISIS pernah mengharamkan pelestarian burung merpati pada Juni lalu. Pemilik merpati lokal diberikan waktu satu minggu untuk menyingkirkan merpati atau menghadapi hukuman cambuk. Saat itu, ISIS mengklaim alat kelamin burung tersebut ketika terbang melewati kepala adalah penghinaan terhadap Islam. 

    DAILY MAIL | RT | YON DEMA

    Terpopuler:
    Jessica Dituntut 20 Tahun, Jaksa: Saksi Ahli Bias, Tak Valid 
    Terjawab, Siapa yang Hentikan Acara 'Mario Teguh Golden Ways' 
    Perang Artis: Agus Andalkan Annisa, Ahok Gandeng Sophia 
    Jessica Dituntut 20 Tahun, Jaksa: Pembuktian Mantap, Cuma...
    Saat Marwah Daud Mundur dari MUI Demi Bentengi Dimas Kanjeng


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.