Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perempuan Irak 'Sadis' yang Paling Dicari dan Ditakuti ISIS  

image-gnews
Penjadi pemimpin regu pemberontak pasukan ISIS Wahida Mohamed Al-Jumaily yang dikenal dengan Umi Hanadi ini memimpin 70 orang yang semuanya terdiri dari pria. dailymail.co.uk
Penjadi pemimpin regu pemberontak pasukan ISIS Wahida Mohamed Al-Jumaily yang dikenal dengan Umi Hanadi ini memimpin 70 orang yang semuanya terdiri dari pria. dailymail.co.uk
Iklan

TEMPO.COBaghdad - Wahida Mohamed al-Jumaily, 39 tahun, menjadi perempuan yang paling dicari kelompok militan ISIS di Irak. Sosok perempuan yang punya nama panggilan Um Hanadi itu sangat menakutkan ISIS karena keberanian dan kepiawaiannya memimpin pertempuran. 

Um Hanadi, dengan tangannya sendiri, telah membunuh puluhan milisi ISIS. Ia memimpin milisi di Shirqat, sekitar 50 mil arah selatan Mosul. Kelompok militan dari suku asli Shirqat ini beranggotakan 70 orang.

Perempuan yang mengklaim dirinya sebagai ibu rumah tangga tersebut terus membantu pemerintah Irak memaksa ISIS keluar dari negaranya. Seperti pekan lalu, ia memimpin 50 orang dari kelompok militannya memasuki Kota Shirqat. Ia berhasil menguasai Kota Shirqat dan mengusir ISIS. Tayangan video menunjukkan Un Hanadi memimpin operasi pertempuran melawan ISIS di Shirqat. 

Baca: Di Luar Dugaan, Rakyat Kolombia Tolak Berdamai dengan FARC  

Um Hanadi bersumpah memberangus ISIS sebagai balas dendam karena kehilangan banyak anggota keluarganya. "Saya melawan mereka. Saya penggal mereka. Saya masak kepala mereka dan saya bakar tubuh mereka," kata perempuan itu seperti dikutip dari Daily Mail.

Pada akun Facebook-nya, Um Hanadi membuat grafik tentang jumlah milisi ISIS yang dibunuhnya. Ia juga menunjukkan milisi-milisinya yang setia dengan memegang perlengkapan senjata beratnya. 

ISIS yang menguasai Shirqat pada 2014 telah membunuh banyak anggota keluarga Um Hanadi. Menantu laki-lakinya disiksa, tangan dan kakinya diamputasi sebelum dieksekusi, menyusul kematian ayah, mertua, suami, dan tiga saudara laki-lakinya.

Baca: Presiden Duterte Mohon Maaf kepada Yahudi
  
Awal tahun ini, suami keduanya juga dibunuh oleh ISIS. Ia sendiri enam kali mengalami percobaan pembunuhan. Pendukung ISIS menempatkan bom mobil di luar rumahnya pada tahun 2006, 2009, 2010, dan percobaan pembunuhan sebanyak tiga kali pada 2013 dan 2014. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dia terluka parah dan pecahan peluru tertanam di kepala dan kakinya. "Namun semua itu tidak menghentikan saya untuk bertempur," ujar ibu dua anak perempuan berusia 22 tahun dan 20 tahun ini. 

Um Hanadi bahkan telah melatih kedua anak perempuannya untuk bertempur melawan ISIS. Namun saat ini keduanya berfokus merawat anak-anak mereka atau cucu Um Hanadi. 

Baca: AirAsia Tunda Penerbangan Gara-gara Alat Mainan Seks Ini

Keterlibatan Um Hanadi dalam perang melawan kelompok milisi sebenarnya sudah dilakukan sejak 2004. Um Hanadi bekerja sama dengan pasukan keamanan Irak yang bertempur melawan Al-Qaeda kemudian kini ISIS.

Mendapat ancaman dari pemimpin tertinggi ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi, Um Hanafi tak menggubrisnya. "Saya ada di daftar teratas orang yang paling dicari, bahkan lebih dari perdana menteri," ucapnya. 

Tentang Um Hanadi, komandan pasukan Irak di Provinsi Salahuddin, Jenderal Jamaa Anad, mengatakan pasukannya menyediakan Um Hanadi peralatan tempur, seperti kendaraan dan senjata. Ini bentuk kerja sama mereka. 

DAILY MAIL | YON DEMA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Serangan Masjid di Oman: Apa Rencana ISIS?

15 jam lalu

Peti mati korban serangan ISIS di Kerman, tergeletak saat upacara pemakaman di Kerman, Iran, 5 Januari 2024. Iran's Presidency/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS
Serangan Masjid di Oman: Apa Rencana ISIS?

Serangan terhadap masjid Syiah di Oman minggu lalu kemungkinan ditujukan untuk menabur perselisihan sektarian di negara penengah regional utama.


Presiden Israel Sempat Tertahan 40 Menit di Pesawat setelah Tiba di Paris, Ini Sebabnya

1 hari lalu

Presiden Israel, Isaac Herzog. SAUL LOEB/Pool via REUTERS
Presiden Israel Sempat Tertahan 40 Menit di Pesawat setelah Tiba di Paris, Ini Sebabnya

Presiden Israel Isaac Herzog dan delegasinya ditahan selama 40 menit saat mendarat bandara Paris Charles de Gaulle karena masalah keamanan


ISIS Mengklaim Bertanggung jawab atas Penembakan di Oman yang Menewaskan 9 Orang

8 hari lalu

Anggota ISIS memegang bendera di Raqqa , 29Juni 2014. REUTERS
ISIS Mengklaim Bertanggung jawab atas Penembakan di Oman yang Menewaskan 9 Orang

ISIS lewat Telegram mengungkap bertanggung jawab atas aksi penembakan di sebuah masjid syiah di Oman.


Irak Hukum Mati Istri Eks Pemimpin ISIS Al Baghdadi

15 hari lalu

Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, al Baghdadi bersembunyi di Provinsi Idlib, sebuah wilayah yang didominasi oleh kelompok-kelompok pesaing ISIS, Al Qaeda, dan berjarak ratusan kilometer dari bekas wilayah ISIS di sepanjang perbatasan antara Suriah dan Irak. Islamic State Group/Al Furqan Media Network/Reuters TV
Irak Hukum Mati Istri Eks Pemimpin ISIS Al Baghdadi

Istri bekas pemimpin ISIS di Irak dihukum mati karena mengurung wanita Yazidi di rumahnya.


Otoritas Islam di Dagestan, Rusia, Larang Penggunaan Niqab

22 hari lalu

Pemandangan interior sinagoga Derbent setelah serangan oleh orang-orang bersenjata dan kebakaran, di Derbent di wilayah Dagestan, Rusia 24 Juni 2024, dalam gambar diam dari video. Kepala wilayah Dagestan Sergei Melikov melalui Telegram/Handout melalui REUTERS
Otoritas Islam di Dagestan, Rusia, Larang Penggunaan Niqab

Setelah serangan simultan yang menargetkan gereja dan sinagoge dan menewaskan 22 orang bulan lalu, Otoritas Isral di Dagestan melarang niqab.


Irak Temukan 5 Bom Besar ISIS Tersembunyi di Masjid Bersejarah Mosul

25 hari lalu

Warga sipil melarikan diri melewati masjid al-Nuri yang rusak berat saat pasukan Irak meneruskan gempurannya terhadap ISIS di kota tua Mosul, Irak, 4 Juli 2017. Berikut sejumlah kejadian tragedi dan teror di dunia sepanjang 2017.  AP/Felipe Dana
Irak Temukan 5 Bom Besar ISIS Tersembunyi di Masjid Bersejarah Mosul

Aparat Irak meminta UNESCO menghentikan semua operasi rekonstruksi di Masjid al-Nuri dan mengevakuasi seluruh kompleks sampai bom tersebut dievakuasi


Dagestan Diserang Kelompok Bersenjata, Setidaknya 15 Polisi Tewas

31 hari lalu

Pemandangan menunjukkan gumpalan asap membubung, di Derbent, Rusia, 23 Juni 2024. VIDEO OBTAINED BY REUTERS/via REUTERS
Dagestan Diserang Kelompok Bersenjata, Setidaknya 15 Polisi Tewas

Orang-orang bersenjata menembaki sebuah sinagoge, gereja Ortodoks, dan pos polisi dalam serangan di dua kota Dagestan.


Prabowo Terima Telepon Menteri Pertahanan AS, Berikut Profil Lloyd Austin

26 April 2024

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) menyambut kedatangan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd J. Austin III sebelum melakukan pertemuan tingkat menteri pertahanan ASEAN dan AS di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu 15 November 2023. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Prabowo Terima Telepon Menteri Pertahanan AS, Berikut Profil Lloyd Austin

Presiden terpilih Prabowo Subianto menerima telepon dari Menhan AS. Berikut jenjang karier dan profil Lloyd Austin.


Tajikistan Bantah Tudingan Rusia bahwa Ukraina Merekrut Warganya sebagai Tentara Bayaran

7 April 2024

Saidakrami Murodali Rachabalizoda, tersangka penembakan di tempat konser Balai Kota Crocus, duduk di balik dinding kaca kandang terdakwa di pengadilan distrik Basmanny di Moskow, Rusia 24 Maret 2024. REUTERS/Shamil Zhumatov
Tajikistan Bantah Tudingan Rusia bahwa Ukraina Merekrut Warganya sebagai Tentara Bayaran

Tajikistan membantah tuduhan Rusia bahwa kedubes Ukraina di ibu kotanya merekrut warga untuk berperang melawan Rusia


Iran Tangkap Anggota ISIS, Diduga Rencanakan Bom Bunuh Diri Menjelang Idul Fitri

6 April 2024

Anggota ISIS memegang bendera di Raqqa , 29Juni 2014. REUTERS
Iran Tangkap Anggota ISIS, Diduga Rencanakan Bom Bunuh Diri Menjelang Idul Fitri

Polisi Iran telah menangkap beberapa anggota ISIS yang diduga merencanakan aksi bunuh diri menjelang Idul fitri.