AirAsia Tunda Penerbangan Gara-gara Alat Mainan Seks Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi maskapay AirAsia. theguardian.com

    Ilustrasi maskapay AirAsia. theguardian.com

    TEMPO.COBangkok - Penerbangan domestik AirAsia dari Chiang Mai ke Don Mueang, Thailand, ditunda beberapa menit setelah suara getaran di dalam kabin pesawat yang disangka bom. Setelah diperiksa, getaran itu berasal dari alat mainan seks. 

    Getaran tersebut menyebabkan suasana di dalam pesawat berubah menjadi panik ketika staf pesawat mendengar dengungan yang kuat dari sebuah tas ransel berwarna hijau.

    Baca: Alasan Agama, Penumpang United Airlines Diminta Ganti Kursi  

    Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan terjadi, petugas pesawat meminta bantuan ahli pemusnah bom ke landasan Bandara Internasional Chiang Mai untuk mengkonfirmasi hal itu.

    "Tapi mereka akhirnya dapat menarik napas lega setelah tas itu dibuka dan ternyata penyebab bunyi getaran tersebut hanyalah dari alat mainan seks," kata petugas pesawat, seperti dikutip Straits Times

    Baca: Hanya 10 Negara Hidup Damai di Dunia Selama 2016!  

    Penerbangan dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Chiang Mai, Thailand, ke Bandara Internasional Bangkok Don Mueang pukul 08.25 pada Rabu, 29, September 2016. Setelah dipastikan bukan bom, pesawat AirAsia berangkat tepat pukul 08.30.

    Juru bicara Thai AirAsia mengatakan perusahaan penerbangan itu tidak merampas alat mainan seks tersebut dengan alasan tidak mengancam keselamatan penerbangan. "Penerbangan tertunda selama lima menit," kata juru bicara tersebut.

    STRAITS TIMES | DAILY MAIL | YON DEMA

    Baca juga:
    Ingat Skandal Papa Minta Saham?  Nama Novanto Dipulihkan: Aneh Sekali!
    Inilah 3 Lokasi Dimas Kanjeng Diduga Rahasiakan Uangnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.