Israel Bunuh Pemuda Palestina di Pos Penjagaan Tepi Barat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Israel berpatroli dekat rumah pejuang Hamas Mohammad al-Fakih yang ditembak mati di desa Tepi Barat Surif, dekat Hebron, 27 Juli 2016. REUTERS/Mussa Qawasma

    Tentara Israel berpatroli dekat rumah pejuang Hamas Mohammad al-Fakih yang ditembak mati di desa Tepi Barat Surif, dekat Hebron, 27 Juli 2016. REUTERS/Mussa Qawasma

    TEMPO.COGaza - Seorang pemuda Palestina yang menusuk dan melukai penjaga keamanan Israel di pos penjagaan militer daerah pendudukan Tepi Barat tewas ditembak serdadu Israel, Jumat, 30 September 2016.

    Insiden tersebut berlangsung hanya beberapa jam setelah para pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama, menghadiri pemakaman negarawan Israel, Shimon Peres, di Yerusalem.

    Juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri, mengatakan warga Yerusalem timur berusia 28 tahun itu berlari masuk ke pos penjagaan Qalandia dengan membawa belati dan menusuk seorang penjaga pos sebelum dia tewas ditembak.

    "Korban luka parah dan dilarikan ke rumah sakit," kata Samri, sebagaimana dilaporkan Al-Arabiya, Sabtu, 1 Oktober 2016.

    Tahun lalu, sedikitnya 219 warga Palestina tewas akibat insiden kekerasan di Tepi Barat, Yerusalem timur, dan Jalur Gaza. Dari jumlah tersebut, 148 tewas akibat dibedil tentara, sedangkan sisanya tewas saat bentrok dengan petugas keamanan dan berunjuk rasa.

    AL-ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.