Inilah Taksiran Mutakhir Nilai Kekayaan Donald Trump  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump berjalan di panggung dengan istrinya Melania Trump, setelah  mengikuti debat presiden dengan calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton di Universitas Hofstra di Hempstead, NY, Senin 26 September 2016. (AP Photo / Julio Cortez)

    Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump berjalan di panggung dengan istrinya Melania Trump, setelah mengikuti debat presiden dengan calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton di Universitas Hofstra di Hempstead, NY, Senin 26 September 2016. (AP Photo / Julio Cortez)

    TEMPO.CONew York - Harta yang dimiliki calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, dilaporkan kini semakin susut. Menurut portal NBC News, yang mengutip laporan majalah Forbespenyusutan nilai harta Trump terjadi hingga US $ 800 juta (Rp 10,3 triliun) sejak tahun lalu.

    Majalah yang sama memperkirakan nilai properti bersih yang dimiliki jutawan itu kini hanya mencapai sekitar US $ 3,7 miliar (Rp 47,9 triliun).

    Forbes melaporkan, penyusutan itu dipercaya memiliki kaitan dengan melemahnya nilai pasar properti di New York saat ini.

    Sebanyak 18 dari 28 aset atau bangunan milik Trump yang dinilai Forbes mengalami penurunan nilai termasuk Trump Tower di Fifth Avenue, kawasan elite di jantung Manhattan, New York City.

    Selain menara yang menjadi lambang kekayaan Trump itu, ada beberapa aset miliknya, termasuk properti di 40 Wall Street, Mar-a-Logo, dan klub pribadinya di Palm Beach, Florida, yang juga mengalami penurunan nilai.

    Namun tujuh dari aset milik Trump termasuk bangunan kedua tertinggi di San Francisco meningkat dari segi nilai properti.

    Dalam debat Presiden Amerika Serikat pada Senin, 26 September 2016, Trump mengklaim ia memiliki pendapatan besar yang dapat digunakan untuk mengelola negara ini jika terpilih sebagai Presiden Amerika.

    Trump juga dilaporkan siap menggunakan seluruh dana miliknya untuk tujuan itu dan menolak menerima dana kampanye dari donor, seperti yang dilakukan pesaingnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

    Diketahui, Trump telah berinvestasi hingga US $ 50 juta (Rp 647,6 miliar) sejauh ini untuk berkampanye menjadi Presiden Amerika.

    Forbes melaporkan, pernyataan kontroversial Trump terhadap kelompok pendatang dari Meksiko baru-baru ini juga telah menyebabkan pemimpin itu mengalami kerugian dalam kesepakatan bisnis senilai US $ 100 juta (Rp 1,2 triliun) dengan beberapa perusahaan, termasuk NBC Universal, Univision, dan Macy’s.

    NBC NEWS | BBC | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.