2 Lukisan Van Gogh Ditemukan di Rumah Mafia Narkoba Italia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lukisan Van Gogh. bbc.com

    Lukisan Van Gogh. bbc.com

    TEMPO.CO, Roma- Polisi Italia menyelamatkan dua lukisan Vincent van Gogh yang dicuri dari museum di Amsterdam pada akhir 2002. Lukisan yang dicuri bernilai seni tinggi, masing-masing berjudul View of the Sea at Scheveningen, dilukis pada 1882 dan Congregation Leaving the Reformed Church in Nuenen, dilukis pada 1884.

    Kedua lukisan baru-baru ini ditemukan di satu rumah penyelundup narkoba internasional yang berbasis di Castellammare, Stabia dekat Naples. "Ketika kami menemukan itu, kami tidak percaya dengan apa yang kami lihat," kata seorang polisi yang tidak disebutkan namanya.

    Baca: Pasifik Tantang Indonesia Bongkar Pelanggaran HAM di Papua

    Meskipun belum diumumkan secara resmi, namun dilaporkan bahwa lukisan tersebut selama ini disimpan oleh mafia Camorra, sindikat kriminal terkenal di Italia.

    Menurut laporan media lokal, keaslian lukisan telah dibenarkan oleh seorang ahli dari Museum Van Gogh di Amsterdam. Museum Van Gogh di Amsterdam mengatakan karya-karya itu diambil oleh para pencuri dengan menggunakan tangga dan palu godam untuk masuk ke museum pada 6-7 Desember 2002.

    Pencuri dua lukisan itu telah ditangkap pada 2004, namun dua lukisan tersebut masih menjadi misteri hingga ditemukan polisi Italia baru-baru ini.

    Baca: PM Turnbull Kecam Kunjungan Parlemen Australia ke Irak 

    FBI bahkan memasukan pencurian itu ke dalam 10 kejahatan terhadap barang seni yang menyebutkan harganya mencapai US$ 30 juta atau Rp 391,2 miliar.

    Dalam pengerjaannya, Van Gogh menjelaskan bahwa View of the Sea at Scheveningen menggambarkan langit berawan, badai laut dan petir, dan dicat pada tahun 1882 ketika ia tinggal di Den Haag. Semntara Congregation Leaving the Reformed Church in Nuenen, dilukis untuk ibunya dan ayahnya yang merupakan pendeta di gereja pada 1882.

    Vincent Van Gogh (1853-1890) dianggap sebagai seniman Belanda terbesar setelah Rembrandt. Dia menelurkan banyak sekali karya seni yang tak ternilai, hingga meninggal akibat bunuh diri pada 1890 di Perancis.

    Dario Franceschini, menteri budaya Italia, mengatakan penemuan itu luar biasa dan memuji kesigapan polisi dalam menangani sindikat kejahatan.
    BBC|GUARDIAN|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.