Katy Perry Telanjang, Rambut Berantakan, Ada Apa?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Katy Perry. twitter.com

    Katy Perry. twitter.com

    TEMPO.CO, Los Angeles- Mega bintang pop dunia asal Amerika Serikat, Katy Perry, menghebohkan jagad hiburan dengan sebuah video kontroversi yang menampilkan pelantun lagu Roar tersebut dalam keadaan telanjang bulat dengan rambut dibuat berantakan.

    Belakangan diketahui bahwa video tersebut dibuat untuk mengkampanyekan pemilu presiden Amerika Serikat yang akan berlangsung pada 8 November mendatang.

    Dalam video produksi program Funny or Die itu, bintang cantik berusia 31 tahun bekerja sama dengan Rock the Vote, mendesak seluruh warga AS untuk berpartisipasi dan memberikan suara mereka pada hari pemilihan.

    Tampak Perry dalam keadaan telanjang bulat, berjalan ke tempat pemungutan suara meski rambutnya masih berantakan dengan ditempeli sisa pocorn dan permen. Tampilannya itu dimaksudkan bahwa semua orang harus memilih meski tengah dalam keadaan yang berantakan atau baru bangun tidur sekalipun.

    Dia kemudian mengajak semua orang yang memiliki hak suara untuk memilih presiden yang akan mengubah dunia menjadi lebih baik tanpa harus memperhatikan apa-apa dan mengkhawatirkan apa-apa.

    Pery mengajak warga AS bangun dari tempat tidur dan datang ke tempat pemungutan suara tempat  pemilih tinggal.

    "Atas nama demokrasi, semua kita harus keluar dari tempat tidur dan memilih sesuai dengan yang kita yakini," ajak Perry dalam video tersebut.

    Artis yang sebelumnya telah mengaku sebagai pendukung kandidat presiden dari partai Demokrat, Hillary Clinton pada pemilu mendatang tidak sendiri dalam video itu. Terdapat beberapa orang lainnya yang juga tampak tidak terurus ketika mengantri untuk memilih di bilik suara.

    Menjelang akhir video itu, polisi datang dan menangkap Perry lalu dimasukan ke dalam mobil patroli. Sebelum masuk ke mobil,  Perry diingatkan petugas tentang cara memilih yang benar dan baik.

    Lalu di akhir video Perry  menyerukan semua pemilih agar memperhatikan kode berpakaian sebelum menuju ke tempat pemilihan agar suara mereka diperhitungkan.

    HUFFINGTON POST|YON DEMA


    Baca juga:


    Pilkada DKI: Awas, Tiga Jebakan Ini Bisa Kini Ahok Kalah
    Dimas Kanjeng dan Peti Ajaib Pengganda Uang, Isinya...

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?