Mesir Buka Gerbang Rafah untuk Jemaah Haji Palestina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja Palestina beristirahat didalam terowongan  penyelundupan yang berada di perbatasan antara Gaza dan Mesir, 2 November 2015.  Sebuah jaringan terowongan Palestina berjalan di bawah kota perbatasan Rafah untuk memperbaiki terowongan yang rusak. REUTERS/Mohammed Salem

    Seorang pekerja Palestina beristirahat didalam terowongan penyelundupan yang berada di perbatasan antara Gaza dan Mesir, 2 November 2015. Sebuah jaringan terowongan Palestina berjalan di bawah kota perbatasan Rafah untuk memperbaiki terowongan yang rusak. REUTERS/Mohammed Salem

    TEMPO.COKairo - Pemerintah Mesir akan membuka pintu gerbang perbatasan Rafah menuju Gaza pada Rabu, 21 September 2016, selama tiga hari bagi jemaah Palestina yang pulang haji. Rencana tersebut disampaikan stasiun televisi Mesir, Jumat petang, 16 September 2016, waktu setempat.

    Gerbang perbatasan Rafah dibuka terakhir kali pada Agustus 2016 hingga awal September 2016 untuk memudahkan 3.500 calon haji Palestina menuju Arab Saudi melaksanakan rukun Islam kelima.

    Rafah, yang terletak antara Gaza dan Sinai, adalah satu-satunya jalur bagi 1.800 warga Palestina untuk keluar-masuk kota tersebut. Sejak 2006, kota ini dikepung tentara Israel sehingga menyulitkan warga Palestina melakukan kegiatan keluar.

    Pemerintah Mesir memutuskan menutup garis perbatasannya dengan Palestina pada Oktober 2004 ketika sekelompok militan Islam melancarkan serangan di utara Sinai yang menyebabkan puluhan personel keamanan tewas.

    "Gerbang perbatasan ini sewaktu-waktu bisa dibuka dalam waktu singkat, termasuk untuk kepentingan hari besar Islam," Ahram melaporkan, Jumat kemarin.

    AHRAM | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.