Angela Merkel: Uni Eropa dalam Situasi Kritis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanselir Jerman Angela Merkel bersama Perdana Menteri Kyrgyzstan Almazbek Atambayev. mirror.co.uk

    Kanselir Jerman Angela Merkel bersama Perdana Menteri Kyrgyzstan Almazbek Atambayev. mirror.co.uk

    TEMPO.COJakarta - Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan Uni Eropa tengah berada dalam situasi kritis. Hal itu disampaikan Merkel dalam forum pertemuan pemimpin-pemimpin negara Uni Eropa di Slovakia. 

    Uni Eropa sedang berusaha membangun kembali kepercayaan diri setelah Britania Raya keluar dari blok (Brexit) beberapa waktu lalu. “Kita membutuhkan solusi dan kita saat ini sedang berada di situasi yang kritis,” ujar Merkel, seperti dilansir BBC News, Sabtu, 17 September 2016.

    Merkel mengatakan Uni Eropa perlu menunjukkan kepada dunia tentang perbaikan dan kemajuan di bidang keamanan, pertahanan, kerja sama, dan ekonomi. Namun fokus negara-negara anggota Uni Eropa tengah terbagi untuk menghadapi tantangan meningkatkan pertumbuhan dan menghadapi arus migran. 

    Merkel menyadari seluruh masalah yang ada di Uni Eropa tidak bisa langsung diselesaikan dalam satu pertemuan. Pembahasan tentang Bexit tidak dilakukan di Bratislava. Meskipun demikian, semua kepala negara di Uni Eropa sepakat bangkit dari depresiasi pasca-Brexit. 

    “Kami bergerak ke arah yang terintegrasi. Kami bekerja bersama untuk memanfaatkan momentum baru,” kata Presiden Prancis Francois Hollande. 

    Pertemuan satu hari di Bratislava itu secara keseluruhan membicarakan roadmap Uni Eropa selama enam bulan ke depan, termasuk roadmap ekonomi hingga politik.

    BBC NEWS | GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.