Perang Suriah, Bantuan PBB Belum Bisa Masuk ke Aleppo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Utusan khusus PBB, Angelina Jolie menyapa anak-anak saat mengunjungi kamp pengungsian Suriah di Azraq, Yordania, 9 September 2016. Jolie menyerukan masyarakat internasional untuk mengakhiri perang sipil Suriah sudah berlarut-larut.  AP/Ahmad Alameen

    Utusan khusus PBB, Angelina Jolie menyapa anak-anak saat mengunjungi kamp pengungsian Suriah di Azraq, Yordania, 9 September 2016. Jolie menyerukan masyarakat internasional untuk mengakhiri perang sipil Suriah sudah berlarut-larut. AP/Ahmad Alameen

    TEMPO.CODamaskus - Konvoi pembawa bantuan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa belum bisa masuk ke daerah konflik Aleppo lantaran pasukan pemerintah Suriah dan pemberontak masih menguasai jalur utama.

    Perang antara bala tentara Suriah dan kelompok militan masih berlangsung hingga Jumat, 16 September 2016, meskipun kedua belah pihak yang bertikai sepakat melakukan gencatan senjata yang semestinya berlaku sejak Senin, 12 September 2016.

    Penghentian peperangan sementara itu diprakarsai Amerika Serikat dan Rusia.

    Mengenai konflik bersenjata tersebut, Washington mengatakan kerja sama militer di Suriah tidak akan mungkin terjadi bila tidak ada tekanan terhadap pemerintah Suriah agar mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah yang dikuasai.

    Bantuan kemanusiaan untuk Aleppo saat ini masih tertahan di perbatasan Turki selama lima hari. Karena itu, PBB mendesak pemerintah Suriah segera mengizinkan bantuan bagi 300 ribu orang yang hidup dalam kepungan perang.

    ALJAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.