Trump Rilis Data Kesehatan: Bertahun-tahun Tidak Demam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kandidat presiden dari Republikan, Donald Trump, melakukan gerakan ala petinju, saat menyapa peserta kampanye di New Orleans, 4 Maret 2016. AP/Gerald Herbert

    Kandidat presiden dari Republikan, Donald Trump, melakukan gerakan ala petinju, saat menyapa peserta kampanye di New Orleans, 4 Maret 2016. AP/Gerald Herbert

    TEMPO.CONew York – Donald Trump, kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, merilis data kesehatannya. Trump memajang informasi tersebut dalam situs kampanyenya. Trump bahkan muncul dalam acara televisi Dr Oz.

    Situs kampanye Trump memajang gambar surat yang diteken Harold Bornstein, dokter yang bekerja di Lenox Hill Hospital di New York. Dalam surat tersebut, Bornstein mengungkapkan hasil laboratorium terbaru Trump. “Trump dalam kondisi kesehatan fisik yang prima,” tulis Bornstein, seperti dilansir Daily Mail, Jumat, 16 September 2016. 

    Trump tercatat memiliki tekanan darah 116/70. Tingkat gula dalam darahnya terhitung sehat. Hati dan fungsi tiroid normal serta tingkat kolesterol 169. Trump tidak mengkonsumsi alkohol maupun mengisap tembakau. 

    Pengusaha ini juga dilaporkan pernah menjalani sekali operasi usus buntu saat berusia 11 tahun. Trump tidak memiliki sejarah serangan jantung atau kanker. 

    Trump berusia 70 tahun. Tingginya 1,9 meter dengan berat 107 kilogram. Berdasarkan standar pengukuran Amerika, kombinasi tinggi dan berat tersebut menghasilkan mass index Trump sebesar 29,6. Angka tersebut termasuk kategori overweight dan mendekati batas obese di 30.0.

    Trump membagi hasil tes kesehatannya tersebut dalam program televisi Dr Oz. Dalam acara tersebut, ia merasa kondisi kesehatannya sama seperti saat ia berusia 30 tahun. Trump mengaku jarang sakit. “Sudah lama saya tidak pernah demam. Bertahun-tahun lamanya!” katanya. 

    Rilis informasi kesehatan tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan rivalnya dalam pemilihan Presiden Amerika, Hillary Clinton. Kandidat dari Partai Demokrat tersebut sempat jatuh pingsan saat menghadiri peringatan 15 tahun tragedi 11 September. 

    Kondisi kesehatan Clinton terungkap setelah itu. Ia mengidap pneumonia. Namun ia telah merilis sebuah nota dari dokternya pada Rabu, 15 September 2016. Dokter menyatakan Clinton cukup sehat untuk menjadi presiden. Dalam nota tersebut juga tertera obat-obatan yang diberikan kepada Clinton dan tingkat kolesterolnya.

    DAILY MAIL | BBC | VINDRY FLORENTIN

    Baca:
    Anak Presiden Duterte Pernah Suruh Bunuh Perebut Gebetannya
    Kesaksian 'Regu Jagal': Duterte Pernah Perintah Bunuh Muslim

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.