Cina Tolak Jatuhkan Sanksi ke Korea Utara, Ini Alasannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Jong Un memberikan bimbingan lapangan selama latihan peluncuran roket balistik oleh unit artileri Hwasong Angkatan Strategis KPA, dalam foto yang dirilis di Pyongyang, 6 September 2016. REUTERS/KCNA

    Kim Jong Un memberikan bimbingan lapangan selama latihan peluncuran roket balistik oleh unit artileri Hwasong Angkatan Strategis KPA, dalam foto yang dirilis di Pyongyang, 6 September 2016. REUTERS/KCNA

    TEMPO.COBeijing - Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi mengatakan Cina tidak akan memberlakukan sanksi sepihak kepada Korea Utara atas uji coba senjata nuklir terbarunya pekan lalu. Namun Cina akan bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa merumuskan respons yang perlu sehubungan dengan uji coba senjata nuklir Korea Utara. 

    "Dengan berfokus pada seluruh saluran otoritas Dewan Keamanan, Cina menolak sanksi sepihak yang tidak membantu menyelesaikan isu ini," kata Wang Yi saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida, seperti dikutip dari Channel News Asia, 15 September 2016. 

    Cina tidak percaya jika sanksi dinilai sebagai cara terakhir untuk membawa Korea Utara duduk melakukan perundingan. 

    Meski tidak akan memberikan sanksi sepihak, Cina telah mengeluarkan kecaman terhadap Korea Utara setelah melakukan uji coba senjata nuklirnya yang kelima.

    Adapun Kishida mengatakan uji coba nuklir tak termaafkan dan secara langsung merupakan ancaman bagi keamanan Jepang. Karena itu, Jepang meminta Cina memberikan respons konstruktif sebagai bentuk tanggung jawabnya di Dewan Keamanan PBB. Cina merupakan satu di antara lima anggota permanen Dewan Keamanan PBB.  

    Presiden Amerika Serikat Barack Obama, pada Jumat pekan lalu, mengatakan Amerika akan mengeluarkan sanksi sepihak terhadap Korea Utara. Ini untuk merespons uji coba senjata nuklir Korea Utara pekan lalu. 

    Sebelumnya, Yonhap melaporkan, setelah Korea Utara mengklaim sukses dalam uji coba senjata nuklir kelima pada 9 September 2016, negara itu akan kembali melakukan uji coba senjata nuklirnya yang keenam beberapa hari ke depan.

    Negara yang dipimpin Kim Jong-un itu telah rampung mempersiapkan uji coba senjata nuklirnya untuk diluncurkan beberapa hari lagi. Lokasi uji coba akan bertempat di terowongan di pegunungan yang tidak digunakan. 

    Menyusul persiapan uji coba senjata nuklir, pemerintah Korea Utara dan analis pertahanan independen mengindikasikan Jong-un telah menguasai proses pembuatan miniatur hulu ledak nuklir untuk digunakan pada rudal balistik.

    CHANNEL NEWS ASIA | YONHAP | MARIA RITA

    Baca: 
    Kodam Wirabuana Ungkap Suap Penerimaan Tentara Rp 1,5 Miliar
    Berubah Drastis, Begini Sosok Mario Teguh Saat Masih Lajang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?