Salah Renovasi Apartemen, Duit Ratusan Juta Wanita Ini Ludes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangunan apartemen di malam hari di Nanshan Shenzhen, Cina, 6 Agustus 2014. Brent Lewin/Getty Images

    Bangunan apartemen di malam hari di Nanshan Shenzhen, Cina, 6 Agustus 2014. Brent Lewin/Getty Images

    TEMPO.CO, Shengyang - Nasib sial dialami seorang perempuan asal Shenyang, Cina. Kegembiraannya memiliki apartemen baru musnah. Apartemen yang didekorasi ulang sedemikian indah dengan pengeluaran yang tidak sedikit itu ternyata milik orang lain.

    Perempuan yang hanya disebut identitasnya sebagai Yang itu telah menghabiskan 300 ribu yuan (Rp 592 juta) untuk merenovasi tempat tinggal barunya. Namun, belakangan, ia baru diberi tahu bahwa ia mendekorasi ulang apartemen yang salah.

    Kisah itu berawal pada April lalu, saat ia menerima kunci apartemen nomor 131 di Tairongwan. Sebelum mulai merenovasi, ia sudah berulang kali meminta kepastian dari pihak pengelola properti.

    "Saat itu, nomor apartemen saya masih 131, sesuai dengan kertas kerja saya," tutur Yang.
    Namun, menurut Yang, manajemen mengubah penomoran gedung pada Mei lalu, dengan menghitung garasi sebagai lantai pertama. Saat Yang menanyakan hal tersebut kepada manajemen, ia mendapat jawaban bahwa apartemennya tidak terpengaruh oleh perubahan itu.

    Betapa terkejutnya pemilik apartemen nomor 141 bernama Xu saat mendapati apartemennya kinclong pada Juli lalu. "Saya pikir keluarga saya mendekorasinya sebagai sebuah kejutan," kata dia.

    Adapun manajemen properti tidak mau disalahkan. "Itu kesalahan pengembang. Kami hanya mengikuti prosedur," kata Liu, wakil manajemen. Hingga kabar ini diturunkan, belum jelas bagaimana nasib Yang dan apartemennya.

    SHENYANG EVENING NEWS | GLOBAL TIMES | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?