Korban Kecelakaan Kereta Spanyol Cerita Pengalaman Tragisnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Nita Dian

    TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang penumpang kereta api yang mengalami kecelakaan di O Porrino, barat daya Spanyol, mengisahkan bagaimana kejadian tragis yang menimpanya bersama penumpang lain.

    “Tiba-tiba atap kereta jatuh menimpa kami,” ujar seorang penumpang dalam sebuah video yang dilansir media lokal, La Voz de Galicia. "Ibu saya terluka di leher, saya melihat penumpang lain berlumuran darah."

    Panumpang selamat tersebut menceritakan kereta oleng, hingga menabrak jembatan, yang tak jauh dari lokasi stasiun. Kereta tujuan Porto, Portugal, itu menabrak pula menara telekomunikasi yang bersisian dengan rel.

    Kecelakaan kereta ini mengakibatkan 4 orang tewas dan 47 orang lain terluka. Total 60 penumpang dilaporkan berada di dalam kereta yang menabrak jembatan saat keluar jalur lintasannya, pada pukul 09.30 waktu setempat, Jumat, 9 September 2016.

    Baca: Kecelakaan Kereta Api di Spanyol, 4 Tewas

    Empat penumpang tewas diidentifikasi sebagai masinis kereta, turis asal Amerika Serikat (AS), dan dua warga Spanyol. O Porrino berlokasi di Galician, Vigo, dekat perbatasan Portugal.

    “Kami masih menginvestigasi penyebab kecelakaan dan tim medis masih berupaya mencari korban yang mungkin masih tersembunyi di balik reruntuhan,” ujar petugas otoritas keamanan setempat, Alberto Núñez Feijoo, seperti dilansir dari BBC News, Sabtu, 10 September 2016.

    Tiga orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sedangkan seorang lainnya tewas di rumah sakit. Tak hanya warga Spanyol dan Portugal yang tercatat berada di dalam kereta itu, ada sejumlah warga negara lain seperti AS, Jerman, Chili, dan Argentina.

    BBC NEWS | GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.