Filipina Umumkan Kasus Zika Pertama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan dewan kota membagikan brosur dan penolak serangga untuk warga di daerah klaster penemuan kasus Zika di Singapura, 1 September 2016. REUTERS/Edgar Su

    Relawan dewan kota membagikan brosur dan penolak serangga untuk warga di daerah klaster penemuan kasus Zika di Singapura, 1 September 2016. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Manila - Pemerintah Filipina mengumumkan kasus virus zika pertamanya, Senin, 5 September 2016. Juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr Eric Tayag, mengatakan virus tersebut menjangkiti wanita 45 tahun yang tinggal di Kota Iloilo, Filipina tengah.

    Wanita ini dilaporkan tidak dalam kondisi hamil serta diduga tertular di dalam negeri. Sebab, ia tak memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terdampak zika dalam dua minggu terakhir.

    Filipina melaporkan kasus pertama zika pada 2012, yang menjangkiti seorang remaja di Pulau Cebu, Filipina tengah. Empat kasus berikutnya menimpa orang asing.

    Zika adalah wabah yang telah mempengaruhi sebagian besar Amerika Latin dan Karibia, dengan Brasil yang paling parah terkena dampak. Kini virus tersebut telah mewabah di Asia, dengan Singapura paling banyak dicatat terjangkit.

    Singapura telah melaporkan lebih dari 240 kasus zika sejak terinfeksi secara lokal pertama terdeteksi pada 27 Agustus 2016. Adapun Malaysia telah melaporkan dua kasus.

    Infeksi zika pada wanita hamil telah terbukti menyebabkan microcephaly, cacat lahir parah di mana kepala dan otak berukuran kecil, serta kelainan otak lain.

    Hubungan antara zika dan microcephaly pertama kali ditemukan di Brasil, yang hingga kini telah tercatat lebih dari 1.800 kasus microcephaly.

    Pada orang dewasa, infeksi zika juga telah dikaitkan dengan sindrom neurologis langka yang dikenal sebagai Guillain-Barre serta gangguan neurologis lain.

    Masih belum ditemukan vaksin atau pengobatan untuk zika, yang merupakan sepupu dekat demam berdarah dan chikungunya. Tanda-tanda terjangkit penyakit ini adalah demam ringan, ruam, dan mata merah.

    REUTERS | YON DEMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.