2 Pejabat Senior Korut Dieksekusi Pakai Senjata Anti-Pesawat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menyampaikan pidatonya saat berlangsungnya Partai Buruh Korea (WPK) di Pyongyang, 6 Mei 2016. Kongres partai pertama sejak tahun 1980 ini diyakini diarahkan untuk mendeklariskan kebulatan tekad menegaskan dukungan pada Kim Jong-un. (KRT via AP)

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menyampaikan pidatonya saat berlangsungnya Partai Buruh Korea (WPK) di Pyongyang, 6 Mei 2016. Kongres partai pertama sejak tahun 1980 ini diyakini diarahkan untuk mendeklariskan kebulatan tekad menegaskan dukungan pada Kim Jong-un. (KRT via AP)

    TEMPO.CO, Pyongyang- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali memerintahkan eksekusi dua pejabat senior yang dianggap ancaman bagi kepemimpinannya. Dua pejabat senior yang dieksekusi itu bernama Ri Yong Jin yang bekerja di departemen pendidikan dan Hwang Min sebagai mantan menteri pertanian.

    Kedua pejabat senior itu dieksekusi dengan menggunakan senjata anti-pesawat (AA Gun) di sebuah akademi militer di Pyongyang awal bulan ini.

    Seperti yang dilansir Guardian pada 30 Agustus 2016, Hwang dihukum mati karena mengusulkan kebijakan yang dipandang sebagai ancaman langsung terhadap kepemimpinan Kim Jong-un.

    Rekomendasi berita:
    Reza Artamevia Turut Diperiksa Bersama Gatot Brajamusti
    Video Freddy Budiman Sebut Tiga Nama Aparat

    Sedangkan Ri dieksekusi karena tertidur saat mengikuti rapat yang dipimpin oleh Kim Jong-un Setelah itu dia langsung ditahan dan diinterogasi, kemudian ditemukan bukti dia telah melakukan korupsi.

    "Dia ditangkap  dan diinterogasi oleh kementerian keamanan negara. Dia dieksekusi setelah diselidiki  ditemukan ia bersalah terkait korupsi," kata sumber tersebut yang belum diverivikasi secara independen.

    Baik pemerintah Korea Utara maupun Korea Selatan belum memberikan penjelasan mengenai esekusi itu. Beberapa pemberitaan soal eksekusi yang dilakukan oleh Kim Jong-un sebelumnya seringkali tidak terbukti.

    Korea Utara jarang mengumumkan atau menegaskan eksekusi dan beberapa laporan media sebelumnya kemudian terbukti tidak benar.

    Rekomendasi berita:
    Bom Gereja Medan: Pelaku Diimingi Rp 10 Juta, Siapa Dalang?
    Dirjen Pajak Jawab Keresahan Soal Tax Amnesty

    Baru sekali Korea Utara membenarkan eksekusi yang dilakukan terhadap paman Kim Jong-un, Jang Song Thaek. Paman Kim Jong-un yang dieksekusi tahun 2012   merupakan orang kedua yang paling berpengaruh di  Korea Utara.  Dia dianggap berbahaya dan melakukan kejahatan yang dapat menyebabkan krisis ekonomi.

    Kim Jong-un mengambil alih kekuasaan di negara paling terisolasi di dunia tersebut setelah kematian ayahnya Kim Jong II pada 2011. Sejak itu dia kerap melakukan pembersihan dan eksekusi pejabat top untuk memperkuat kekuasaannya.

    Pada April tahun lalu, Hyon Yong Chol, mantan menteri pertahanan dieksekusi setelah tertidur selama parade militer yang dihadiri oleh Kim Jong-un
    HUFFINGTON POST|SKY NEWS|GUARDIAN|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.