Remaja Meksiko Tewas Setelah Dicium Pacar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Berciuman. Myhealthnewsdaily.com

    Ilustrasi Berciuman. Myhealthnewsdaily.com

    TEMPO.CO, Kota Meksiko - Banyak orang tidak menyadari bahwa aktivitas seksual bisa berakibat fatal. Meski hanya sebuah ciuman.

    Seorang remaja Meksiko mengalami serangan stroke dan meninggal dunia setelah mendapat kecupan dari kekasihnya.  Menurut laporan yang dilansir situs Julio Macias Gonzales, 17 tahun, kejang-kejang saat makan malam dengan keluarganya. Sebelumnya, remaja itu menemui sang kekasih.

    Paramedis bergegas ke rumah keluarga Gonzales di Iztapalapa, Kota Meksiko. Namun sayang, nyawa Julio tak berhasil diselamatkan. "Dokter menyatakan hisapan dari ciuman cinta menyebabkan darah membeku, yang lalu mengalir ke otak, sehingga Julio  mengalami stroke," tulis Express.co.uk, Minggu, 28 Agustus 2016.

    Sang kekasih yang berusia 24 tahun dilaporkan menghilang setelah orang tua Julio menyalahkan dirinya. Menurut situs berita Hoy Estado De Mexico, hubungan keduanya tidak mendapat restu orang tua karena perbedaan umur yang jauh.

    Insiden ciuman yang fatal juga pernah menimpa seorang wanita Maori di Selandia baru. Wanita berusia 44 tahun yang tidak disebut namanya itu mengalami stroke ringan setelah berciuman.

    Dokter menemukan sebuah memar di leher kanan wanita itu saat berusaha mencari penyebab strokenya. Si wanita pun mengaku hal itu berasal dari ciuman beberapa hari sebelumnya.

    Petugas medis memastikan gumpalan darah akibat ciuman itu mengalir ke hati, sehingga menyebabkan stroke dan lengan kirinya lumpuh. "Karena trauma fisik dari hisapan, menyebabkan luka pada arteri darah," kata Dr. Teddy Wu, yang merawat si wanita di Rumah Sakit Middlemore, Auckland, Selandia Baru, melaporkan kasus itu di New Zealand Medical Journal.

    EXPRESS.CO.UK | IB TIMES | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.