Bom Mobil Diledakkan di Markas Polisi Turki, 9 Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi kantor Polisi yang rusak akibat serangan bom mobil di Elazig, Turki, 18 Agustus 2016. Menteri Pertahanan Fikri Isik langsung menuding Partai Pekerja Kurdistan (PKK) sebagai dalang serangan di kota Elazig. (Kamilcan Kilic/IHA via AP)

    Kondisi kantor Polisi yang rusak akibat serangan bom mobil di Elazig, Turki, 18 Agustus 2016. Menteri Pertahanan Fikri Isik langsung menuding Partai Pekerja Kurdistan (PKK) sebagai dalang serangan di kota Elazig. (Kamilcan Kilic/IHA via AP)

    TEMPO.COSirnak - Sebuah truk yang membawa bom diledakkan di markas besar kepolisian Turki di Kota Cizre, Provinsi Sirnak, perbatasan Turki dengan Suriah, hari ini, 26 Agustus 2016. 

    Ledakan bom yang dilanjutkan dengan baku tembak antara penyerang dan polisi itu menewaskan sedikitnya sembilan polisi dan melukai 45 orang.

    Tayangan oleh televisi NTV memperlihatkan asap tebal dan reruntuhan bangunan dari arah pos pemeriksaan polisi. Ambulans dan helikopter tampak menuju lokasi ledakan. 

    Sirte merupakan provinsi perbatasan Suriah dan Turki dengan mayoritas penduduknya beretnis Kurdi. 

    Media pemerintah Turki, Anadolu, menuding serangan dilakukan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang terlibat sejumlah bentrokan hampir setiap hari di kawasan itu sejak Juli lalu. Bentrok antara PKK dan pasukan pemerintah Turki semakin kerap terjadi ketika keduanya gagal membahas gencatan senjata. 

    Sebelumnya, pemerintah Turki menuding PKK sebagai pelaku serangkaian serangan di wilayah tenggara Turki bulan ini. Namun PKK mengklaim bertanggung jawab hanya untuk kasus serangan di satu kantor polisi. 

    AL JAZEERA | REUTERS | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.