Korban Tewas Gempa Italia Sudah 250 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumah bangunan yang hancur setelah gempa berkekuatan 6.2 sr mengguncang kota Amatrice, Italia, 24 Agustus 2016. Sebanyak 247 orang tewas dalam gempa bumi tersebut. AP/Gregorio Borgia

    Sejumah bangunan yang hancur setelah gempa berkekuatan 6.2 sr mengguncang kota Amatrice, Italia, 24 Agustus 2016. Sebanyak 247 orang tewas dalam gempa bumi tersebut. AP/Gregorio Borgia

    TEMPO.CO, Roma - Korban tewas akibat gempa bumi di Italia telah meningkat tajam hingga hampir mencapai angka 250 orang. Peningkatan jumlah korban tersebut setelah tim penyelamat bekerja sepanjang malam untuk menemukan korban selamat di bawah reruntuhan kota-kota yang terkena dampak.

    Hingga saat ini korban tewas sementara akibat gempa berkekuatan 6,2 skala Richter yang melanda Italia, Rabu dinihari, 24 Agustus 2016, itu telah meningkat menjadi 247 dari laporan resmi sebelumnya, yakni 159.

    Baca:
    10 Fakta tentang Gempa Menerjang Amatrice, Italia 
    Italia Diguncang Gempa Bumi 6,2 Skala Richter 

    Ratusan korban lainnya dilaporkan terluka, di mana sebagaian besarnya dalam kondisi kritis. Menurut laporan, sebanyak 368 orang yang menderita luka-luka telah dibawa ke rumah sakit pada Rabu tengah malam.

    Pihak berwenang mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah mengingat tim penyelamat masih terus bekerja untuk menemukan korban lainnya. Salah satu hotel yang runtuh di kota kecil Amatrice dilaporkan menerima sekitar 70 tamu dan hingga saat ini baru tujuh jenazah yang ditemukan.

    Sementara itu, Perdana Menteri Italia Matteo Renzi mengatakan Kabinetnya akan bertemu pada hari Kamis untuk memutuskan langkah-langkah yang perlu diambil untuk membantu masyarakat yang terkena dampak.

    Gempa berkedalaman 10 kilometer yang berpusat di Provinsi Rieti, Italia bagian tengah, itu juga menghancurkan puluhan desa, meratakan bangunan dan jalanan.

    Bahkan kekuatannya yang cukup besar tersebut dapat dirasakan di Bologna dan Naples yang berjarak lebih dari 220 kilometer dari pusat gempa.

    NEWS.COM.AU | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.