Donald Trump Lebih Psikopat daripada Adolf Hitler dan Napoleon?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga memoto patung telanjang Donald Trump dengan dikenakan topi bertuliskan

    Seorang warga memoto patung telanjang Donald Trump dengan dikenakan topi bertuliskan "Make America LGBTQ Again" di San Francisco, Amerika Serikat, 18 Agustus 2016. (Justin Sullivan/Getty Images)

    TEMPO.CONew York - Penelitian terbaru dari Universitas Oxford, Inggris, menemukan bahwa calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, lebih psikopat daripada Adolf Hitler.

    Menggunakan alat psikometri standar, Dr Kevin Dutton dari Oxford University menempatkan miliarder properti tersebut pada peringkat kedua dalam daftar “pesohor paling psikopat” sepanjang sejarah.

    Metode—yang dikenal sebagai Personality Inventory Psychopathic-Revisi (PPI-R)—poin dari orang-orang terkenal tersebut dihitung berdasarkan delapan sifat, termasuk keberanian, kekebalan stres, egosentrisme, hati yang dingin, pengaruh, kepercayaan diri, kekejaman, karisma, ketidakjujuran, dan empati.

    "PPI-R tidak mengatakan seseorang itu psikopat atau tidak. Skor yang mereka dapatkan berdasarkan delapan sifat yang berkontribusi terhadap karakter psikopat," ujar Dutton.

    Dia menambahkan, "Beberapa sifat, seperti keberanian atau kekebalan stres, bisa positif. Lainnya, seperti menyalahkan pengaruh luar atau tidak peduli tentang masa depan, lebih cenderung menjadi negatif. Hati yang dingin dapat berkontribusi untuk kepemimpinan yang baik dan buruk," kata Dutton, seperti dilansir Independent  pada Rabu, 23 Agustus 2016.

    Trump mendapatkan 171 poin, dua poin lebih banyak daripada Adolf Hitler, yang berada di posisi ketiga, setelah para ahli memberikan saran-saran tentang cara masing-masing individu akan menjawab serangkaian pertanyaan.

    Saddam Hussein berada di puncak daftar, dengan 189 poin. Sedangkan calon presiden Hilary Clinton menerima skor 152 dan menempatkan dia di atas 20 persen.

    Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific American Mind itu juga antara lain mengikutsertakan diktator Uganda, Idi Amin; Napoleon Bonaparte; Kaisar Nero; Margaret Thatcher; dan Ratu Elizabeth I.

    Sementara itu, studi terbaru oleh Scott Lilienfeld menunjukkan psikopat menampilkan dominasi yang kuat atas orang lain, tanpa rasa takut. Wartawan, polisi, dan bahkan pendeta adalah salah satu profesi yang paling populer untuk psikopat dan tidak semua psikopat akan menampilkan tanda-tanda.

    INDEPENDENT | TELEGRAPH | EXPRESS | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.