Perang Suriah, Assad Kirim Pasukan Pemukul  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga menyeret salah satu kru helikopter Rusia yang ditembak jatuh oleh pemberontak Suriah di Idib, 1 Agustus 2016. Lima kru helikopter tewas dalam penembakan jatuh oleh pemberontak Suriah. dailymail.co.uk

    Sejumlah warga menyeret salah satu kru helikopter Rusia yang ditembak jatuh oleh pemberontak Suriah di Idib, 1 Agustus 2016. Lima kru helikopter tewas dalam penembakan jatuh oleh pemberontak Suriah. dailymail.co.uk

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah Suriah mengirimkan ribuan pasukan pemukul dibantu milisi bersenjata ke Aleppo setelah pemberontak memutus jalur suplai yang dikuasai pasukan pemerintah dua hari sebelumnya.

    Kelompok bersenjata Syiah Libanon, Hizbullah, dan pemerintah, menurut organisasi pemantau hak asasi manusia, Syrian Observatory for Human Rights, telah memobilisasi lebih dari 3.000 pasukan dan milisi untuk menguasai kembali kawasan yang dikepung pemberontak.

    "Ratusan pejuang oposisi juga telah tiba di Aleppo dari provinsi tetangga Idlib untuk membantu perang melawan pemerintah," kata Rami Abdel Rahman, pemimpin Observatory.

    Kantor berita milik pemerintah Suriah, SANA, mengatakan sejumlah jet tempur pemerintah melancarkan serangan intensif terhadap posisi kaum teroris di selatan Aleppo. Gempuran udara itu juga dimaksudkan untuk meredam kemajuan pemberontak untuk menguasai jalur suplai ke Aleppo barat.

    Gubernur Aleppo Mohammed Marwan al-Qulabi mengatakan kepada SANA, semua kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak masih tersedia di sana. "Puluhan truk tangki minyak masih bisa masuk ke Kota Aleppo, Senin, 8 Agustus 2016," ujarnya.

    ALJAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.