Menjelang Haji, Madinah Dipadati 600 Ribu Jamaah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria mengabil gambar suasana setelah terjadinya bom bunuh diri dekat  Masjid Nabawi, Madinah, Arab Suadi, 4 Juli 2016. Bom bunuh diri di Madinah mengakibatkan pelaku tewas di tempat, 4 petugas keamanan menjadi korban meninggal dunia, dan 5 lainnya terluka. (Courtesy of Noor Punasiya via AP)

    Seorang pria mengabil gambar suasana setelah terjadinya bom bunuh diri dekat Masjid Nabawi, Madinah, Arab Suadi, 4 Juli 2016. Bom bunuh diri di Madinah mengakibatkan pelaku tewas di tempat, 4 petugas keamanan menjadi korban meninggal dunia, dan 5 lainnya terluka. (Courtesy of Noor Punasiya via AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari 600 ribu anggota jemaah dari berbagai penjuru dunia diharapkan mengunjungi makam Rasulullah Muhammad dan salat di Masjid Nabawi sebelum musim haji tiba.

    Menurut juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Hatim Qadi, para jemaah itu diperkirakan tiba di Madinah pada Kamis, 11 Agustus 2016. "Pada hari itu, 60 penerbangan haji mendarat di bandara internasional Pangeran Muhammad Bin Abdul Azis, Madinah," katanya.

    Dia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 14 ruangan di bandara untuk menerima para anggota jemaah yang akan dilayani oleh 42 loket paspor. "Kami siap memberikan layanan terbaik kepada para jemaah agar mereka merasa damai dan nyaman."

    Qadi menjelaskan, terkait dengan sistem kuota haji di kerajaan, jumlah anggota jemaah yang datang diharapkan sama dengan tahun sebelumnya. Sejak 2013, pemerintah Saudi memutuskan untuk mengurangi jumlah jemaah haji sesuai dengan sistem kuota yang disepakati oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) karena ada perluasan area di Masjidil Haram.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.