Obama Anggap Trump Tidak Layak Jadi Presiden  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama berbicara kepada tamu undangan dalam perayaan Hari Kemerdekaan di Gedung Putih, Washington, 4 Juli 2016. AP/Carolyn Kaster

    Barack Obama berbicara kepada tamu undangan dalam perayaan Hari Kemerdekaan di Gedung Putih, Washington, 4 Juli 2016. AP/Carolyn Kaster

    TEMPO.CO, Jakarta -  Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengecam calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump. Menurut dia, Donald Trump tidak layak menjadi presiden.

    Teguran keras Obama itu menyusul "serangan" Donald Trump terhadap keluarga tentara muslim Amerika yang gugur di Irak. "Calon Partai Republik (Trump) tidak layak menjadi presiden," kata Obama dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih dengan Perdana Menteri Singapura, Selasa, 2 Agustus 2016.

    BacaKakak Tiri Obama Dukung Donald Trump Jadi Presiden AS 

    Menurut Obama, gagasan Trump yang akan menyerang keluarga dari orang yang melakukan pengorbanan luar biasa, misalnya atas nama negara, menunjukkan bahwa dia tidak memiliki pengetahuan dasar tentang isu-isu penting di Eropa, Timur Tengah, dan Asia. “Sayangnya dia tidak siap untuk melakukan pekerjaan ini," kata Obama seperti dikutip dari CNN.

    Saat berbicara dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Gedung Putih, Obama mengatakan pemimpin Partai Republik bahkan menjauhkan diri dari Trump. "Harus ada titik di mana Anda mengatakan ‘cukup’," kata Obama.

    CNN | REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.