Kalender Gregorian Rugikan Pekerja di Arab Saudi, Kenapa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja membordir Kiswah, kain yang digunakan untuk menutupi Ka'bah, di Mekah, Arab Saudi, sebelum dimulainya ibadah haji, Selasa (8/10). REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

    Sejumlah pekerja membordir Kiswah, kain yang digunakan untuk menutupi Ka'bah, di Mekah, Arab Saudi, sebelum dimulainya ibadah haji, Selasa (8/10). REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

    TEMPO.CO, Jeddah- Seorang ahli keuangan di Arab Saudi mengatakan  kalender Gregorian yang digunakan oleh masyarakat dunia selama ini telah merugikan kelas pekerja.

    Hussein Al-Raqeeb, analis keuangan, mengatakan bahwa perhitungan tanggal dalam kalender Gregorian sangat berdampak pada pembayaran gaji karyawan. Setiap pekerja kehilangan 15 hari dari gaji setahun, atau 15 bulan selama 40 tahun lebih kehidupan profesionalnya.

    Untuk itu, Al-Raqeeb menyerukan agar negara Timur Tengah kembali menggunakan kalender Hijriah sebagai penanggalan resminya.

    "Karyawan harus dikompensasi untuk kerugian yang terkait dengan pembayaran gaji didasarkan pada kalender Gregorian, dan perusahaan harus menghitung usia pensiun berdasarkan jumlah tahun pelayanan sesuai kalender Hijriah," kata Al-Raqeeh seperti yang dilansir Arab News pada 2 Agustus 2016.

    Selain hari kerja, pembayaran gaji didasarkan pada kalender Gregorian menimbulkan tekanan pada karyawan selama Ramadhan karena hari dari bulan Gregorian tidak cocok dengan bulan Ramadhan.

    Banyak karyawan muslim terpaksa mengandalkan pinjaman selama bulan suci. Perusahaan diuntungkan dengan menghemat 11 hari pembayaran gaji per karyawan karena jumlah hari dalam setahun Gregorian adalah 365 hari, adapun Hijriah sebanyak  354 hari. .

    Al-Raqeeb kemudian mengusulkan agar pemerintah Saudi memutuskan anggaran didasarkan pada kalender Gregorian, namun pembayaran  gaji kepada karyawan berdasarkan kalender Hijriah.

    Namun, menurut ekonom terkemuka Arab Saudi, Dr Salem Bajaja mengatakan konversi pembayaran gaji didasarkan pada kalender Gregorian adalah sangat penting, karena lebih teratur dan sesuai dengan semua sistem keuangan internasional, terutama di sektor perbankan.

    Dengan sekitar 10 juta orang asing yang bekerja di Arab Saudi, sistem pembayaran dengan kalender Gregorian dianggap lebih teratur dan memungkinkan untuk arus kas yang lebih baik dan kompatibilitas dengan sistem keuangan. Meskipun kehilangan 11 hari dari upah per tahun.
    ARAB NEWS|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.