Tak Ada Pokemon GO di Olimpiade Rio 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Maracana dan Maracanazinho di kota Rio de Janeiro, Brazil, akan menjadi lokasi pembukaan Olimpiade 2016.  Getty Images/Matthew Stockman

    Stadion Maracana dan Maracanazinho di kota Rio de Janeiro, Brazil, akan menjadi lokasi pembukaan Olimpiade 2016. Getty Images/Matthew Stockman

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi yang ingin mencari monster-monster Pokemon saat Olimpiade 2016 berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, bersiaplah kecewa. Sebab, tak ada Pidgey atau Zubat yang berkeliaran di sana.

    Niantic tak merilis Pokemon GO di Rio. Seperti dilansir dari Mashable.com, belum ada pengumuman dari Niantic kapan game itu akan diluncurkan di Rio hingga saat ini.

    Sejumlah pemain Pokemon GO kecewa karena mereka tak bisa mencari Pokemon di Rio. Akun Twitter Abby Johnston mengatakan tak adanya Pokemon di desa tempat Olimpiade berlangsung adalah hal yang tak masuk akal. "Ingin tahu hal terburuk dari desa Olimpiade? Tak ada @PokemonGoApp. Tak masuk akal," katanya melalui akun @AbbyLJohnston.

    Bersamaan dengan cuitannya, Abby mengunggah gambar layar aplikasi Pokemon GO miliknya. Gambar itu menampilkan avatar-nya sedang berdiri di atas peta wilayah Rio yang sepi. Tak ada poke stop atau apa pun yang menunjukkan tanda-tanda adanya Pokemon.

    Hal yang sama juga diungkapkan @MatthieuPECHE. Ia juga mengunggah gambar avatar-nya berdiri di atas peta Rio yang kosong. "@NianticLabs @PokemonGoApp tak ada Pokemon di desa Olimpiade," ujarnya.

    Game Pokemon GO yang dikembangkan Niantic Labs saat ini menyita banyak perhatian dari masyarakat di Asia dan Eropa. Sejak diluncurkan bulan lalu, game itu dengan cepat menduduki posisi teratas di App Store, baik di iOS maupun Android.

    MASHABLE.COM | MAYA AYU PUSPITASARI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.