Pisah dengan Al-Qaeda, Front Al-Nusra Jadi Fath al-Sham.

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Al Qaeda dari front Nusra membawa senjata lengkap sambil berdiri diatas mobil saat melepaskan tentara dan polisi Lebanon di Arsal, Lebanon, 1 Desember 2015. Pelepasn ini merupakan proses penukaran terhadap 13 jihadis yang ditahan di Lebanon. REUTERS/Stringer

    Pasukan Al Qaeda dari front Nusra membawa senjata lengkap sambil berdiri diatas mobil saat melepaskan tentara dan polisi Lebanon di Arsal, Lebanon, 1 Desember 2015. Pelepasn ini merupakan proses penukaran terhadap 13 jihadis yang ditahan di Lebanon. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta - Organiasi bersenjata Front Al-Nusra membenarkan kabar bahwa kelompok mereka telah berganti nama setelah berpisah dengan al-Qaeda, sebuah organisasi militan yang pernah dipimpin oleh Osama bin Laden sebelum wafat.

    Dalam sebuah rekaman kamera video yang disampaikan kepada Al Jazeera, wakil organisasi itu, Abu Mohammed al-Jolani, mengatakan, kelompoknya sekarang mengganti nama menjadi Jabhat Fath al-Sham atau Front Pembebasan al-Sham.

    "Dapat kami sampaikan di sini bahwa seluruh operasi di bawah nama Front al-Nusra atau Jabhat al-Nusra, sekarang ini dan seterus, sudah tidak berlaku. Organisasi ini telah berubah nama menjadi Jabhat Fath al-Sham. Perlu diketahui, organisasi baru ini tidak berafiliasi dengan kelompok manapun," ucap Jolani.

    Siaran video yang dirilis pada Kamis, 28 Juli 2016, itu menyusul sejumlah laporan sebelumnya bahwa pemimpin al-Qaeda telah menyetujui kedua kelompok ini berpisah. Alasannya, agar supaya al-Nusra dapat konsentrasi berperang melawan pemerintah Suriah dan kelompok pemberontak lainnya.

    Al-Nusra pertama kali tampil di internet pada awal 2012. Saat itu, al-Nusra membuat sebuah pernyataan bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Aleppo dan Damaskus.

    Organisasi bersenjata ini dikenal sangat bagus, memiliki para pejuang yang sangat terlatih. Dikenal pula kerap melakukan serangan ke sejumlah pasukan keamanan serta kelompok-kelompok bersenjata lainnya yang ada di Suriah.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.