Melawan ISIS, Uni Eropa Bersumpah Membantu Prancis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang polisi berjaga di depan Balai Kota setelah dua penyerang menyandera lima orang di Gereja Saint-Etienne-du -Rouvray, Normandy, Prancis, 26 Juli 2016. Ini merupakan serangan teroris kedua di Prancis selama bulan Juli. REUTERS/Pascal Rossignol

    Seorang polisi berjaga di depan Balai Kota setelah dua penyerang menyandera lima orang di Gereja Saint-Etienne-du -Rouvray, Normandy, Prancis, 26 Juli 2016. Ini merupakan serangan teroris kedua di Prancis selama bulan Juli. REUTERS/Pascal Rossignol

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, pada Selasa, 26 Juli 2016, berjanji menggelorakan solidaritas Eropa dan bekerja sama berperang melawan kaum barbar. Hal itu disampaikan melalui sebuah surat ditujukan kepada Presiden Prancis Francois Hollande setelah serangan gereja oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    "Lebih dari itu, kami seluruh warga Eropa perlu menggalang solidaritas dan kerja sama mendasar melawan kaum barbar dan berbagi nilai-nilai yang berlaku di Eropa," tulis Jean-Claude Juncker.

    Dia menambahkan, "Komisi Eropa melakukan mobilisasi sepenuhnya sepanjang lembaga Eropa lainnya bersedia mendukung Prancis."

    Dalam sebuah pernyataan, Kepala Kebijaksanaan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini juga mengekspresikan solidaritasnya dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serangan di Prancis dan gereja Katolik.

    Dia mengatakan, "Menyasar orang beriman, apa pun iman yang dianutnya, adalah sebuah kejahatan terhadap kemanusiaan."

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.