Hillary Clinton Resmi Jadi Calon Presiden AS dari Demokrat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton menyapa pendukungnya di Brooklyn borough, New York, A.S, 7 Juni 2016. Hillary Clinton berhasil keluar sebagai pemenang calon Presiden dari partai Demokrat terhadap rivalnya, Bernie Sanders. Ap Photo

    Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton menyapa pendukungnya di Brooklyn borough, New York, A.S, 7 Juni 2016. Hillary Clinton berhasil keluar sebagai pemenang calon Presiden dari partai Demokrat terhadap rivalnya, Bernie Sanders. Ap Photo

    TEMPO.CO, Philadelphia - Hillary Clinton pada Selasa, 26 Juli 2016, akhirnya dipastikan menjadi calon Presiden Amerika Serikat mewakili Partai Demokrat. Clinton menjadi wanita pertama yang mewakili sebuah partai utama dalam sejarah pemilu Presiden Amerika Serikat.

    Kepastian tersebut diberikan dalam Konvensi Partai Demokrat di Philadelphia, Amerika Serikat. Kandidat terdekatnya dalam kompetisi ke Gedung Putih, Bernie Sanders, sudah menyatakan dukungannya kepada Clinton untuk dipilih mewakili Demokrat dalam pemilu Presiden AS mendatang. Pernyataan senator asal Vermont tersebut disampaikan dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat di Wells Fargo Center, Philadelphia, Amerika Serikat.

    "Saya menyarankan Hillary Clinton dipilih sebagai calon Partai Demokrat untuk kursi Presiden Amerika Serikat," kata Sanders kepada ribuan perwakilan aktivis Demokrat di Wells Fargo, diiringi tepuk tangan meriah.

    Setelah lebih dari delapan tahun menjadi Ibu Negara, Senator, dan Menteri Luar Negeri, Hillary Clinton dinilai paling tepat menjadi pembawa panji-panji Partai Demokrat untuk menghadapi calon Partai Republik, Donald Trump, dalam pemilu 8 November 2016.

    Dalam kampanyenya, Clinton berjanji untuk menangani kesenjangan sosial dan mengekang monopoli Wall Street jika menjadi presiden. Dia juga mengkritik lawannya, Donald Trump, dengan menggambarkannya sebagai seorang pengusaha dan mantan bintang reality televisi yang mentalnya sangat tidak stabil untuk duduk di Kantor Oval.

    WASHINGTON POST | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.