Komodo Tertua di Dunia Mati, Usianya 30 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa ekor Komodo (Varanus komodoensis) memakan mangsa di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, 24 Mei 2016. Kawasan Taman Nasional Komodo yang telah dinobatkan menjadi

    Beberapa ekor Komodo (Varanus komodoensis) memakan mangsa di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, 24 Mei 2016. Kawasan Taman Nasional Komodo yang telah dinobatkan menjadi "New Seven Wonders." ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Calgary, Kanada - Komodo tertua di dunia yang tinggal di kebun binatang The Calgary Zoo, Kota Calgary, Provinsi Alberta, Kanada, mati pada usia 30 tahun.

    "Komodo itu meninggal pada awal pekan ini, Senin, 25 Juli 2016," bunyi pernyataan resmi The Calgary Zoo, seperti dilansir media lokal, Calgary Herald, pada Rabu, 27 Juli 2016.

    Menurut penjelasan The Calgary Zoo, sejak sepuluh hari terakhir, nafsu makan komodo bernama Loka itu menurun drastis. Keadaan semakin memburuk hingga akhirnya membuat komodo itu mati.

    Komodo itu didatangkan dari kebun binatang di Toronto pada 2014. Prediksi dokter hewan setempat, harapan hidup seekor komodo 25-30 tahun. Komodo itu disebut-sebut tertua di dunia.

    Komodo adalah hewan asli dari pulau kecil di Pulau Komodo, Kepulauan Nusa Tenggara, Indonesia. Di pulau itu, ada sedikitnya 1.300 komodo yang dilindungi di Taman Nasional Komodo. Rata-rata hewan jelmaan naga itu memiliki panjang 3,5 meter atau 10 kaki.

    Jumlah populasi komodo di dunia tercatat 3.000-5.000 ekor. Mereka kebanyakan ditemukan di sejumlah pulau di Indonesia. Hewan itu terdaftar sebagai salah satu satwa yang terancam punah.

    CALGARY HERALD | AVIT HIDAYAT



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.