Warga Dua Distrik Timor Leste Dihantui Kelaparan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Dili:Warga Distrik Ermera dan Lospalos di Timor Leste kini dihantui kelaparan. Selain karena kurangnya pasokan bahan makanan dari Dili, harga kebutuhan bahan pokok dan sejumlah kebutuhan lainnya melonjak tajam.Livio Dos Santos, salah seorang warga Lospalos menuturkan, sejumlah pedagang asal Lospalos hingga kini masih takut untuk berbelanja ke Dili. Pasalnya, kerusuhan ras yang dipicu masalah regionalisasi di Dili, belum berakhir."Stok sembako di Lospalos paling hanya bisa bertahan hingga dua pekan ke depan. Setelah itu, kami sendiri tidak tahu apa yang akan terjadi," katanya kepada Tempo, Jumat.Sementara itu, sejumlah pengungsi asal Dili yang mencari perlindungan ke Gleno, ibu kota Distrik Ermera juga mengeluhkan hal yang sama. Persoalannya, menurut Ananias Horta, salah seorang pemuka warga setempat, jalur transportasi yang menghubungkan Dili-Ermera macet oleh aksi penghadangan dan pemblokiran jalan."Hingga kini, kehadiran pasukan internasional dari Australia, Malaysia, New Zealand dan Portugal belum mampu mengamankan kota Dili. Buktinya, sejak kehadiran pasukan internasional itu, tiga pekan lalu, masih terjadi aksi penjarahan dan pembakaran terhadap rumah warga asal bagian Timur (Baucau, Viqueque dan Losplaos) dan sejumlah toko di Kota Dili," kata Horta.Alasan itu, menurutnya, yang membuat sejumlah warga enggan kembali ke rumahnya masing-masing di Dili. "Bagaimana kami bisa kembali ke rumah, jika lingkungan kami masih belum aman dari aksi-aksi seperti itu," tegasnya.Menteri Sosial dan Perburuhan, Arsenio Paixao Bano, mengatakan telah menyalurkan bantuan makanan sebanyak 397,35 ton lebih ke 141 tempat pengungsian yang ada di Timor Leste. "Kami akan tetap melakukan koordinasi dan kerjasama dengan departemen terkait lainnya dan juga dengan sejumlah badan PBB di TL," katanya dalam sebuah jumpa pers di Dili.Arsenio mengatakan, selain Indonesia, Portugal, dan New Zealand, dalam waktu dekat pemerintah dan rakyat Macau akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan sebanyak 70 ton ke Timor Leste.Alexandre Assis

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.