Narapidana Tertua di Bangladesh Dibebaskan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.COBangladesh - Narapidana tertua di Bangladesh dibebaskan pada Selasa, 19 Juli 2016. Ohidunessa, perempuan berusia 100 tahun, ini telah menghabiskan 20 tahun hidupnya di penjara Bangladesh.

    Dia divonis seumur hidup atas perkara pembunuhan. "Ia dinyatakan bersalah secara tidak adil dalam satu kasus pertengkaran keluarga," seperti dikutip BBC, Selasa, 19 Juli 2016.

    Ohidunessa tidak memiliki anak dan penasihat hukum, sehingga tidak ada yang bisa mewakilinya untuk mengajukan banding atas keputusan perkaranya. Namun Ketua Hakim Bangladesh yang tengah berkunjung ke penjara tempat dia mendekam akhirnya tergugah hatinya saat mendengar Ohidunessa bercerita.

    Ohidunessa bercerita tentang pengalamannya yang tidak mampu mencari keadilan. Setelah kunjungan ketua hakim tersebut, pengajuan banding atas perkara Ohidunessa diajukan dan pengadilan langsung memutuskan untuk membebaskannya.

    INGE KLARA | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.