Kudeta Gagal, Turki Copot 5 Jenderal dan 29 Kolonel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung presiden Recep Tayyip Erdogan menghentikan tank milter Turki di depan gedung parlemen di Istanbul, 15 Juli 2016. Militer Turki melakukan kudeta terhadap pemerintahan Erdogan. Kutluhan Cucel/Getty Images

    Pendukung presiden Recep Tayyip Erdogan menghentikan tank milter Turki di depan gedung parlemen di Istanbul, 15 Juli 2016. Militer Turki melakukan kudeta terhadap pemerintahan Erdogan. Kutluhan Cucel/Getty Images

    TEMPO.CO, Ankara - Pemerintah Turki menyatakan bahwa sebanyak 1.563 angkatan bersenjata di Turki telah ditahan akibat percobaan kudeta. “Dengan 29 kolonel dan lima jenderal dicopot dari jabatannya,” seperti dilansir Radio Australia, Sabtu, 16 Juli 2016.

    Selain itu, sebanyak 50 tentara yang terlibat dalam kudeta menyatakan menyerah. Mereka menyerah di salah satu jembatan di Istanbul. Mereka meninggalkan tank miliknya dan mengangkat tangannya ke udara.

    Baca: Kudeta Turki, Erdogan: Pemberontak Akan Diproses Hukum

    Tembakan dan ledakan baik di Istanbul maupun Ankara terjadi pada Jumat malam waktu setempat. Selain itu, beberapa pesawat jet milik militer Turki terlihat terbang rendah. Namun, pada Sabtu, kudeta dinyatakan runtuh.

    Kabar terakhir menyebutkan bahwa korban yang tewas akibat kudeta mencapai 90 orang. Sebanyak 1.154 terluka dan dirawat di rumah sakit. Pejabat pemerintahan menyatakan bahwa tentara Turki F-16 juga melancarkan serangan udara melawan kudeta.

    Bahkan helikopter militer yang terlibat penyerangan di Turki dinyatakan menyerah. Mereka dikabarkan menyerah di Golbasi, salah satu daerah di Ankara.

    RADIO AUSTRALIA | DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.