Erdogan Tuding Otak Kudeta Musuh Politiknya Tinggal di AS

Reporter

Presiden Turki Tayyip Erdogan menggelar jumpa pers terkait aksi kudeta militer di Istanbul, Turki 16 Juli 2016. REUTERS

TEMPO.CO, Istanbul- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding musuh politiknya, Fethullah Gulen, 75 tahun sebagai otak pelaku kudeta. Tudingan itu ia sampaikan sepulang berlibur dari resor Marmaris kemarin malam, saat pengikutnya berusaha sekuat tenaga menggagalkan kudeta.

Erdogan mengatakan Gulen merancang kudetanya dari rumahnya yang berjarak sekitar 5 ribu kilometer dari Ankara. Tepatnya di rumahnya seluas 26 hektar di Pegunungan Pocono, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Erdogan kemudian terbang menuju bandara Ataturk untuk menyaksikan pasukan tentara Turki mengatasi aksi kudeta berdarah itu.

Seperti dikutip dari Dailymail, dipimpin Kolonel Muharrem Kose, pasukan militer pengikut Gulen yang dinamai kelompok Hizmet (jamaah)  berupaya mengambil alih pemerintahan  kemarin malam, 16 Juli 2016.

Kose dikabarkan tewas di tangan pendukung Erdogan. Kose baru-baru ini didepak dari jabatannya di Departemen penasehat hukum militer setelah ketahuan sebagai jaringan Gulen.

"Kudeta ini diatur dari Pennsylvania dan mereka diingatkan akan mendapat bayaran besar untuk pengkhianatan mereka," kata Erdogan kepada awak media di Istanbul.

Tudingan Erdogan ditampik oleh Y.Alp Aslandogan, Ketua lembaga nonpemerintah, The Alliance for Shared Values. "Selama lebih dari 40 tahun, Fethullah Gulen dan Hismet berpartisipasi memberikan advokasi dan menunjukkan komitmen mereka terhadap perdamaian dan demokrasi. Kami mengecam intervensi militer dalam politik Turki," kata Aslandogan.

Gulen merupakan ulama, politikus, penulis, dan penggagas Gerakan Gulen. Ia mendorong dialog antar agama (Interfaith).  Ia mengkritik pemerintahan Erdogan yang korup dan menggagas multipartai di Turki. Saat ini, Gulen memilih tinggal di pengasingan di Pennsylvania.

Hizmet mendirikan 1.000 sekolah di lebih dari 100 negara termasuk sekitar 150 orang pembayar pajak yang mendanai sekolah-sekolah ini di Amerika Serikat. Di Turki, Hizmet memiliki universitas, rumahsakit, bank dan memiliki sejumlah media seperti surat kabar, radio, dan televisi.

DAILYMAIL | MARIA RITA






Temui Dubes RI di Turki, Pengusaha Perempuan NTB Jajaki Peluang Pasar Ekspor

11 jam lalu

Temui Dubes RI di Turki, Pengusaha Perempuan NTB Jajaki Peluang Pasar Ekspor

IWAPI NTB membidik peluang pasar di Turki agar produk-produk unggulan dalam negeri dapat merambah negara tersebut


SOCAR Azerbaijan Hentikan Pasokan Minyak Rusia ke Turki

14 jam lalu

SOCAR Azerbaijan Hentikan Pasokan Minyak Rusia ke Turki

Sebuah sumber bidang industri membocorkan kalau perusahaan minyak negara Azerbaijan, SOCAR, menghentikan pembelian minyak Rusia.


Diduga Terlibat dengan Garda Revolusi Iran, Pengusaha Turki Kena Sanksi dari AS

19 jam lalu

Diduga Terlibat dengan Garda Revolusi Iran, Pengusaha Turki Kena Sanksi dari AS

AS menjatuhkan sanksi kepada pengusaha Turki terkemuka Sitki Ayan karena diduga membantu Garda Revolusi Iran


Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

6 hari lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

13 hari lalu

Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Misi damai Indonesia untuk menjadi penghubung Rusia dan Ukraina disarankan harus melibatkan India hingga Turki.


Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

14 hari lalu

Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

Amerika menyatakan serangan Turki ke milisi Kurdi di Suriah dan Irak mengancam upaya Amerika dan sekutunya untuk mengalahkan ISIS.


Erdogan: Serangan Turki ke Irak dan Suriah Baru Permulaan

15 hari lalu

Erdogan: Serangan Turki ke Irak dan Suriah Baru Permulaan

Presiden Erdogan menyatakan serangan Turki ke Irak dan Suriah masih dalam tahap awal.


Bamsoet: Turki Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

15 hari lalu

Bamsoet: Turki Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Indonesia dan Turki kerap saling bantu menghadapi berbagai bencana.


Erdogan Akan Kerahkan Tentara dan Tank untuk Menggempur Milisi Kurdi

16 hari lalu

Erdogan Akan Kerahkan Tentara dan Tank untuk Menggempur Milisi Kurdi

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan pihaknya akan membasmi milisi Kurdi secepat mungkin dengan tank dan tentara.


Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

17 hari lalu

Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

KH Muhammad Subki mengharapkan Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia mampu gemakan Islamic Center di Indonesia.