Uni Eropa Desak Semua Pihak di Turki Tahan Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aparat kepolisian mengevakuasi seorang warga yang terluka akibat bentrok dengan tentara yang menggelar aksi kudeta di Taksim Square di Istanbul, Turki, 16 Juli 2016. AP Photo

    Aparat kepolisian mengevakuasi seorang warga yang terluka akibat bentrok dengan tentara yang menggelar aksi kudeta di Taksim Square di Istanbul, Turki, 16 Juli 2016. AP Photo

    TEMPO.CO, Ankara - Kepala Kebijaksanaan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, mendesak semua pihak di Turki menahan diri setelah terjadi upaya kudeta militer pada Jumat dinihari waktu setempat, 15 juli 2016.

    "Kami secara konstan berhubungan dengan utusan Uni Eropa di Ankara dan Brussels dari Mongolia. Kami juga meminta kepada semua pihak menahan diri serta menghormati lembaga demokrasi," ucapnya melalui cuitan di akun Twitter dari sebuah pertemuan regional di Ulan Bator.

    Perempuan in melanjutkan cuitannya, "Brussels akan menaruh perhatian mendalam terhadap peristiwa di Turki, selaku mitra kunci untuk belahan wilayah tenggara yang berupaya bergabung dengan Uni Eropa selama bertahun-tahun namun belum menuai hasil."

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Eropa, Thorbjorn Jagland, mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menerima kudeta militer yang dilancarkan pada Jumat lalu.

    "Upaya menjatuhkan para pemimpin di Turki yang dipilih secara demokratis adalah perbuatan yang tidak bisa diterima oleh Dewan Eropa. Kami adalah lembaga yang mempertahankan demokrasi, hak asasi manusia, dan peran hukum," kata Jagland dalam sebuah pernyataan.

    HURRIYET DAILY NEWS | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.