PBB Minta Turki Tenang Seusai Kudeta Militer  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menggotong seorang pria yang terluka akibta bentrokan dengan militer yang melakukan aksi kudeta di Istanbul, Turki, 16 Juli 2016. Sejumlah tentara melepaskan tembakan saat terdapat warga yang mencoba masuk or melintas di jembatan Bosphorus. (Gokhan Tan/Getty Images)

    Warga menggotong seorang pria yang terluka akibta bentrokan dengan militer yang melakukan aksi kudeta di Istanbul, Turki, 16 Juli 2016. Sejumlah tentara melepaskan tembakan saat terdapat warga yang mencoba masuk or melintas di jembatan Bosphorus. (Gokhan Tan/Getty Images)

    TEMPO.CO, New York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon meminta Turki tetap tenang seiring dengan upaya badan dunia itu mengklarifikasi situasi di negeri tersebut.

    Juru bicara PBB, Farhan Haq, mengatakan, "Sekretaris Jenderal mengikuti secara dekat perkembangan di Turki. Beliau menaruh perhatian terhadap sebuah upaya menjatuhkan pemerintahan di sana," ucapnya seperti diwartakan ITV, Sabtu, 16 Juli 2016.

    Farhan melanjutkan, "Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang mencari tahu situasi di sana dan meminta kepada semua pihak tetap tenang."

    Sekelompok perwira militer Turki mencoba melakukan kudeta pada Jumat dinihari, 15 Juli 2016. Upaya ini mendapatkan kritik keras dari pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Inggris, Menteri Luar Negeri Iran, bahkan tokoh partai oposisi terbesar di Turki.

    ITV | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.