Serangan di Nice, Korban Tewas Bertambah Menjadi 84 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Nice - Jumlah korban tewas akibat teror tabrakan maut di Nice, Prancis, terus bertambah. Hingga kini, pemerintah Prancis mencatat, 84 orang, termasuk anak-anak, tewas akibat kejadian tersebut. Sedangkan 18 lain dalam kondisi kritis

    Laporan terbaru ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve dalam rilisnya yang dimuat BBC, Jumat, 15 Juli 2016.

    Baca: Tragedi di Nice, Truk Seruduk Kerumunan, 73 Orang Tewas

    Tabrakan pada Kamis malam, 14 Juli 2016, waktu setempat, itu terjadi seusai perayaan Bastille Day, hari nasional yang dirayakan pada 14 Juli setiap tahun. Parade saat perayaan Bastille Day dilakukan untuk memperingati 200 tahun lebih terjadinya Revolusi Prancis.

    Senjata-senjata ditemukan dalam truk yang menabrak kerumunan orang itu. Sopir truk dikabarkan mengambil ancang-ancang sebelum menabrak massa dengan kecepatan tinggi. Seorang saksi menyatakan sang sopir melaju pada jarak 4 kilometer.

    Baca: Serangan di Nice, Truk yang Tewaskan 73 Orang Penuh Senjata

    Truk yang disebutkan berjalan zig-zag itu menyibak orang-orang di sepanjang jalan. Si sopir lalu turun dari truk dan menembaki orang sekitarnya. Kementerian Dalam Negeri Prancis memastikan sopir truk tewas ditembak polisi.

    Akibat kejadian ini, Presiden Prancis Francois Hollande menyatakan negaranya dalam target teroris Islam. Hollande memperpanjang masa tanggap darurat di Prancis hingga tiga bulan mendatang. Kondisi darurat juga telah diberlakukan Hollande selama delapan bulan pasca-serangan di Paris pada 13 November 2015 yang menewaskan 130 orang.

    TELEGRAPH | BBC | FAJAR PEBRINTO | ANGELINA ANJARWATI | BC

    BACA JUGA
    Disebut Cengeng oleh Rizal Ramli, Ahok: Diem Juga Salah
    Soal Pulau G, Rizal Ramli ke Ahok: Berpikir Modernlah!



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.