Ayah Asyik Main Ponsel, Bayi di Pangkuan Menangis dan...

Reporter

Editor

Natalia Santi

Ilustrasi bayi. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Singapura - Gara-gara sang ayah asik bermain gawai sambil memberi susu, seorang bayi diduga tewas karena tersedak. Berdasarkan hasil penyidikan polisi baru-baru ini menyebutkan bayi berusia 3 bulan yang meninggal dunia pada Oktober lalu di Singapura itu kemungkinan terkait dengan kelalaian orang tuanya.

Reyhana Qailah Mohamad Shiddiq tidak responsif saat ayahnya, Mohamed Shiddiq Sazali, 27 tahun, memberinya susu dengan satu tangan, sementara tangan lain memainkan telepon seluler.

"Meskipun penyebab kematian tidak dapat dipastikan—sesak napas atau lemas tanpa cedera yang dapat dilihat atau parut permanen, tersedak susu juga bisa menjadi penyebab kematian," kata penyidik kepolisian, Tony Won, seperti dilansir Asia Correspondent pada Rabu, 13 Juli 2016.

Seorang ahli patologi forensik menemukan tiga dari tulang rusuk Reyhana patah satu-dua minggu sebelum kematiannya. Won berujar, penyebab patah tulang rusuk Reyhana belum jelas.

Bayi tersebut sejak dilahirkan pada 28 Juni 2015 sering masuk-keluar rumah sakit untuk berbagai keluhan berbeda. Pada 9 Agustus, anak itu dibawa ke rumah sakit karena ada darah dalam muntahnya. Reyhana keluar rumah sakit setelah menjalani perawatan selama delapan jam karena ibunya, Nurraishah Mahzan, 31 tahun, ingin membawanya pulang, Tindakan itu ternyata melanggar nasihat dokter.

Pada 26 Agustus, Nurraishah menemukan bayinya menangis tanpa henti. Di Rumah Sakit Wanita dan Anak-anak KK, dia diberi tahu bahwa tempurung kepala anaknya pecah. Reyhana akhirnya diizinkan pulang dari rumah sakit pada 9 September. Pada 12 Oktober, Nurraishah meninggalkan rumah pada sekitar 10.20 untuk tes pengawasan obat setelah anaknya diberi makan.

Dia menyuruh suaminya menjaga bayi itu dan memberi susu formula. Shiddiq lantas memberi anak itu susu sambil duduk bersila. Tapi Reyhana enggan minum susu dan menangis sekitar dua menit sebelum menjadi tidak responsif. Shiddiq kemudian mencoba menyadarkannya dengan menepuk punggungnya, tapi tidak direspons.

Setelah dibawa ke rumah sakit, anak tersebut kemudian dinyatakan meninggal. Pasca-kematiannya, penyidik kepolisian melakukan tes kebohongan terhadap Nurraishah dan Shiddiq. Shiddiq gagal dalam tes itu dan mengaku menjatuhkan anaknya pada 26 Agustus, selain mengaku asyik bermain ponsel selama menjaga bayinya.

ASIA ONE | STRAITS TIMES | YON DEMA

BACA JUGA
Buntut Serangan di Nice, Trump Tunda Umumkan Cawapresnya

Facebook Aktifkan Safety Check Menyusul Tragedi Nice







Mau Liburan ke Singapura? Begini Kondisi Terbaru Masuk ke Negeri Singa

17 jam lalu

Mau Liburan ke Singapura? Begini Kondisi Terbaru Masuk ke Negeri Singa

Singapura menerapkan aturan yang longgar untuk wisatawan mulai 29 Agustus 2022.


Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

1 hari lalu

Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Roy mengatakan Lukas Enembe sudah beberapa kali mengalami serangan stroke. Menurut dia, Lukas seharusnya sudah menjalani perawatan di Singapura.


Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: Kami Periksa Dulu

2 hari lalu

Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: Kami Periksa Dulu

KPK akan mempertimbangkan permintaan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk berobat ke Singapura


Tarik Wisatawan Mancanegara, Gubernur Kepri Minta Kebijakan Bebas VoA Diberlakukan Lagi

3 hari lalu

Tarik Wisatawan Mancanegara, Gubernur Kepri Minta Kebijakan Bebas VoA Diberlakukan Lagi

Kunjungan wisatawan mancanegara mulai membaik di Kepulauan Riau, terutama Batam.


Profil Axton Salim Putra Mahkota Indofood dan Grup Salim, Generasi ke-3 Konglomerat Liem Sioe Liong

5 hari lalu

Profil Axton Salim Putra Mahkota Indofood dan Grup Salim, Generasi ke-3 Konglomerat Liem Sioe Liong

Axton Salim merupakan sulung Anthoni Salim dan cucu dari Sudono Salim atau Liem Sioe Liong. Ia putra mahkotaIndoffod dan Salim Group.


KPK Duga Lukas Enembe Punya Penghubung di Singapura

6 hari lalu

KPK Duga Lukas Enembe Punya Penghubung di Singapura

KPK menduga Gubernur Papua Lukas Enembe punya penghubung di Singapura. KPK sudah mengantongi nama penghubung tersebut.


Bandara Changi Naikkan Biaya Layanan Penumpang, Simak Besarannya

7 hari lalu

Bandara Changi Naikkan Biaya Layanan Penumpang, Simak Besarannya

Kenaikan biaya layanan Bandara Changi ini diperkirakan mulai 1 November tahun ini dan akan berlaku hingga Maret 2023.


PHK Massal Shopee, Perusahaan Induk di Singapura Mengaku Rugi Rp 13,9 T

7 hari lalu

PHK Massal Shopee, Perusahaan Induk di Singapura Mengaku Rugi Rp 13,9 T

PHK massal kembali terjadi di Shopee karena perusahaan merugi hingga dua kali lipat pada kuartal kedua tahun ini.


Anies Baswedan Temui Omar Baobed di Singapura dan Kisah Dokumen Pengakuan Kemerdekaan RI

9 hari lalu

Anies Baswedan Temui Omar Baobed di Singapura dan Kisah Dokumen Pengakuan Kemerdekaan RI

Anies Baswedan menyempatkan bertemu dengan Omar Baobed dalam kunjungannya ke Singapura. Cerita tentang dokumen pengakuan kemerdekaan RI.


Anies Baswedan Bilang Siap Capres 2024 di Singapura, di Jakarta Hanya Acungkan Jempol

10 hari lalu

Anies Baswedan Bilang Siap Capres 2024 di Singapura, di Jakarta Hanya Acungkan Jempol

Anies Baswedan ogah mengomentari soal pemilihan presiden (Pilpres) 2024 kepada wartawan Indonesia.