Netizen Cina Serukan Boikot Makanan Produk Filipina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah Mangga. ANTARA/Moch Asim

    Ilustrasi buah Mangga. ANTARA/Moch Asim

    TEMPO.CO, Beijing - Buntut keputusan Mahkamah Arbitrase Internasional (PCA) di Den Haag, Belanda, yang menyatakan Cina tidak punya hak di kawasan Laut Cina Selatan, beredar seruan pemboikotan produk Filipina di Negeri Tirai Bambu. Salah satunya adalah buah mangga.

    Di dunia maya ramai beredar seruan yang menyatakan untuk berhenti makan buah itu yang diimpor dari Filipina. Slogan-slogan seperti "Jika Anda ingin makan mangga, belilah yang berasal dari Thailand" dan "Filipina mati kelaparan" telah banyak beredar di situs microblogging milik Cina, Weibo.

    "Jika Anda menyukai Cina, jangan membeli barang impor Filipina," kata seseorang di situs Weibo.

    "Aku akan makan mangga kering Guangxi, minum kopi Yunnan, dan makan durian dari Hainan. Intinya adalah, saya memastikan uang saya tetap di Cina," kata komentar lain.

    Bahkan beberapa vendor di Taobao, platform e-shopping terbesar di Cina, berjanji untuk memboikot camilan Filipina.

    "Toko online kami tidak akan menjual Cebu mangga dari Filipina dan tidak akan menjual makanan ringan yang diimpor dari negara itu lagi," kata satu vendor Taobao yang berbasis di Shanghai, seperti yang dilansir BBC pada 13 Juli 2016.

    Protes warga Cina tersebut disertai dengan gambar kemasan camilan mangga yang diimpor dari Filipina dan bertuliskan boikot. Gambar tersebut sejauh ini telah dibagikan 400 ribu kali di Weibo dan mendapat 50 ribu komentar yang berisi dukungan agar pemerintah Cina memboikot produk Filipina.

    Beberapa meme lainnya juga menjadi viral di dunia maya Cina terkait dengan kecaman terhadap keputusan Permanent Court of Arbitration (PCA) dan penghinaan terhadap Filipina.

    BBC | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.