Pestisida untuk Membasmi Kutu Rambut, Begini Jadinya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pestisida. ANTARA/Syaiful Arif

    Ilustrasi pestisida. ANTARA/Syaiful Arif

    TEMPO.CO, Beijing - Seorang nenek secara tidak sengaja meracuni cucunya yang berusia lima tahun dengan pestisida di Jiansu, Cina. Menurut kabar yang dilansir Global Times, Kamis, 7 Juli 2016, si nenek berniat mengobati rambut kepala si cucu yang penuh dengan kutu.

    Peristiwa nenek dan cucunya itu terjadi pada Sabtu, 2 Juli 2016. Anak perempuan yang hanya disebut sebagai Xiaoyu itu pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Haimen, Nantong, Provinsi Jiansu, wilayah timur Cina.

    Tindakan darurat segera dilakukan karena tak lama setelah diobati neneknya, Xiaoyu malah muntah-muntah. Belakangan, menurut situs People.cn, kondisinya sudah mulai stabil.

    "Tapi nyawanya nyaris tidak tertolong," kata Jiang Ruping, Deputi Direktur Bangsal Anak di rumah sakit itu. "Matanya tertutup, dia terus muntah dan menderita luka bakar di leher."

    Saat kejadian, si nenek dengan niat membunuh kutu membubuhkan pestisida DDVP murni ke kulit kepala Xiaoyu. Dia lalu membungkus kepala si cucu dengan handuk. Pestisida itu diketahui sangat berbahaya, paparan DDVP sering dikaitkan dengan kerusakan saraf pada manusia.

    Benar saja, tak lama setelah itu, Xiaoyu mulai muntah-muntah. Keluarga langsung mencuci rambut Xiaoyu dan melarikannya ke rumah sakit. Dia didiagnosis keracunan parah. "Pestisida meresap ke dalam kulitnya melalui handuk," kata Jiang.

    Dia menambahkan, pestisida dengan cepat masuk ke aliran darah karena konsentrasi pembuluh darah di kulit kepala yang cukup besar.

    GLOBAL TIMES | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.