PM David Cameron: Nilai Islam Sama dengan Prinsip Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Inggris, David Cameron berfoto bersama Presiden Joko Widodo di 10 Downing Street, London, Inggris, 19 April 2016. Topik kunjungan kerja kali ini adalah untuk memperkuat kerja sama dengan Uni Eropa, terutama bidang ekonomi dan toleransi serta membangun perdamaian dunia. AP Photo/Kirsty Wigglesworth

    Perdana Menteri Inggris, David Cameron berfoto bersama Presiden Joko Widodo di 10 Downing Street, London, Inggris, 19 April 2016. Topik kunjungan kerja kali ini adalah untuk memperkuat kerja sama dengan Uni Eropa, terutama bidang ekonomi dan toleransi serta membangun perdamaian dunia. AP Photo/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Inggris, David Cameron memberikan ucapan selamat Idul Fitri bagi umat Muslim Idul Fitri di Inggris Raya dan seluruh dunia. Cameron yang akan segera meninggalkan kantornya di Downing Street dalam waktu dekat menyusul jejak pendapat yang mendukung Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit), menyampaikan hal tersebut pada Rabu, 5 Juli 2016 waktu setempat.

    “Ketika hadiah-hadiah dibungkus, hidangan disiapkan dan bulan suci Ramadan telah sampai pada ujungnya, saya ingin menyampaikan selamat merayakan Idul Fitri kepada umat Muslim di negara ini dan di seluruh dunia," kata Cameron mengawali pesan Ramadan-nya, sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi pemerintah Inggris melalui situs www.gov.uk.

    Cameron menyatakan gembira melihat warganya merayakan Idul Fitri dengan meriah, menghibur yang kesepian, memberikan hadiah untuk anak-anak di rumah sakit, merayakan pesta jalanan dalam komunitas. Menurutnya, itu semua merupakan juga merupakan nilai-nilai luhur Inggris yakni persatuan, toleransi dan mengutamakan sesama. “Kita membutuhkan nilai-nilai tersebut sekarang dalam masa yang berat ini, lebih dari kapan pun,” ujarnya.

    Dia lalu menyinggung serangan teroris di berbagai kota di dunia menjelang Idul Firtri, dari Istambul, Orlando, Dhaka, hingga Bahghdad yang membunuh ratusan orang. Tak lupa dia menyinggung pembunuhan atas anggota Parlemen Inggris Jo Cox. “Terlalu banyak orang sudah menjadi menjadi korban intolerasi di jalanan kita,” katanya.

    Sebagai penutup ucapan selamat Idul Fitrinya, Cameron mengajak warga Inggris untuk menguatkan kembali nilai-nilai ke-Inggris-an yang telah menjadikan mereka salahsatu negara demokrasi yang multi-etnis dan multi-kepercayaan dengan ekonomi yang maju. 

    GOV. UK | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.